Warga Tompegunung Keluhkan Jalan Rusak Puluhan Tahun, Kepala DPUTR Enggan Beri Keterangan

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga menunjukan foto-foto kerusakan jalan (Foto:JP)

Warga menunjukan foto-foto kerusakan jalan (Foto:JP)

Jurnalpantura.id, Pati  – Puluhan warga Desa Tompegunung, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati mendatangi Pendopo Kabupaten Pati, Rabu 17/06/2026.

Mereka menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan rusak di Dukuh Belor yang hingga kini belum mendapatkan perbaikan meski telah berlangsung selama puluhan tahun.

Dalam audiensi yang diterima Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, warga meminta pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan jalan yang menjadi akses utama masyarakat menuju Desa Durensawit, Kecamatan Kayen.

Koordinator warga Tompegunung, Nardi, mengatakan jalan sepanjang sekitar tiga kilometer tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Anak-anak sekolah lewat sini, warga yang ke pasar juga lewat jalan ini. Bahkan untuk ke rumah sakit juga menggunakan akses tersebut. Kondisinya sudah rusak parah dan berlangsung puluhan tahun,” ujarnya.

Menurut Nardi, sebanyak 60 warga hadir dalam audiensi tersebut untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah daerah. Warga berharap ada langkah nyata agar pembangunan jalan tidak lagi sekadar menjadi wacana.

Dari hasil pertemuan, pemerintah daerah berencana melakukan peninjauan lapangan pada Sabtu (20/6/2026) mendatang. Peninjauan tersebut diharapkan menjadi dasar percepatan pembangunan jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Baca Juga :  Banyak Lubang Membahayakan, Jembatan Wonokerto Dilakukan Penambalan

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Riyoso, enggan memberikan keterangan kepada awak media usai audiensi berlangsung.

Saat sejumlah wartawan mencoba meminta tanggapan terkait kondisi jalan dan rencana pembangunan yang disampaikan dalam audiensi, Riyoso memilih meninggalkan lokasi menuju kendaraannya.

“Gak usah ya, perutku lagi sakit,” ucap Riyoso singkat sambil berjalan menuju mobil.

Sikap Riyoso yang tidak memberikan penjelasan membuat sejumlah pertanyaan terkait rencana teknis pembangunan, kepastian anggaran, hingga target pelaksanaan proyek belum terjawab.

Padahal, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam audiensi, pembangunan jalan Dukuh Belor direncanakan menggunakan konstruksi cor beton dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp3 miliar yang akan diusulkan melalui Anggaran Perubahan Tahun 2026.

Warga berharap rencana tersebut benar-benar direalisasikan mengingat kerusakan jalan telah berlangsung lama dan berdampak terhadap aktivitas pendidikan, ekonomi, maupun akses layanan kesehatan masyarakat. (J07/A01)

Berita Terkait

Pembangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Segera Dimulai, Pemenang Lelang Telah Ditetapkan
Jalan Kudus-Kaliwungu Diperlebar, Proyek Rp2,5 Miliar Ditarget Rampung September
Pakai Dana Cukai Rp4,9 Miliar, Jembatan 10 Kesambi Kudus Diganti Total
Jalan Pasuruhan Lor-Dukuh Kencing Kudus Dilebarkan Jadi 6 Meter, Anggaran Rp3,9 Miliar
Resmikan 3 Jembatan Garuda, Warga Tak Lagi Bergantung Jembatan Bambu
Drainase Dibangun di 30 Titik, Pemkab Kudus Siapkan Dana Hampir Rp10 Miliar
Kurangi Genangan, Pemkab Kudus Bangun Drainase Jalan Wahid Hasyim Senilai Rp2,2 Miliar
BPJ Wilayah Pati Segera Perbaiki Jalan dan Talut Ambles di Jalur Colo, Anggaran Capai Rp8,47 Miliar
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:47 WIB

Pembangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Segera Dimulai, Pemenang Lelang Telah Ditetapkan

Selasa, 1 September 2026 - 17:46 WIB

Jalan Kudus-Kaliwungu Diperlebar, Proyek Rp2,5 Miliar Ditarget Rampung September

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Pakai Dana Cukai Rp4,9 Miliar, Jembatan 10 Kesambi Kudus Diganti Total

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Jalan Pasuruhan Lor-Dukuh Kencing Kudus Dilebarkan Jadi 6 Meter, Anggaran Rp3,9 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:12 WIB

Resmikan 3 Jembatan Garuda, Warga Tak Lagi Bergantung Jembatan Bambu

Berita Terbaru