Jurnalpantura.id, Kudus — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meresmikan penggunaan lapangan indoor hasil bantuan CSR dari PT Sukun Wartono Indonesia di SMA Negeri 1 Gebog, Kabupaten Kudus, pada Jumat, 17/4/2025.
Peresmian ini menjadi momen penting dalam upaya mendukung peningkatan fasilitas pendidikan, khususnya di bidang ekstrakurikuler.
“Hari ini semangat libur dengan acara di SMA Negeri 1 Gebog, untuk meresmikan indoor dari CSR PT Sukun. Ini akan menunjang kegiatan, khususnya ekstrakurikuler,” ujar Gus Yasin, sapaan akrab Wakil Gubernur Jawa Tengah.
Ia menambahkan bahwa pembangunan fasilitas ini adalah bentuk kepedulian nyata dari sektor swasta terhadap kemajuan pendidikan.
Gus Yasin menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Menurutnya, dukungan dari sektor swasta seperti PT Sukun sangat penting untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Tengah.
“Besar harapan kami, bantuan CSR ini bisa bermanfaat, serta menambah kualitas dan mutu pendidikan,” tuturnya.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, yang turut hadir dalam peresmian tersebut juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sinergi yang terjalin.
Ia menilai, kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan sektor swasta merupakan contoh komunikasi dan kolaborasi yang patut dipertahankan.
“Ini suatu komunikasi yang luar biasa yang perlu dipertahankan,” katanya.
Sam’ani berharap dengan hadirnya fasilitas lapangan indoor ini, berbagai kegiatan di SMA Negeri 1 Gebog bisa berjalan lebih optimal. Menurutnya, kenyamanan fasilitas sangat memengaruhi semangat dan perkembangan peserta didik.
Kepala SMA Negeri 1 Gebog, Sukarno, menjelaskan bahwa pembangunan lapangan indoor ini merupakan hasil komunikasi intensif dengan pihak PT Sukun. Proyek pembangunan telah rampung sejak 15 Januari 2025.
“Bantuan yang diberikan oleh PT Sukun langsung bangunan ini berdiri, bukan berupa uang tunai. Luasnya ini sekitar 21×33 meter,” jelasnya.
Sebelum fasilitas ini dibangun, kegiatan siswa sering terkendala hujan atau panas terik karena tidak adanya atap. Kini, dengan adanya lapangan indoor, aktivitas ekstrakurikuler bisa berjalan tanpa hambatan.
“Dari PT Sukun selalu terbuka untuk apa yang dibutuhkan oleh sekolah. Semoga dengan adanya lapangan indoor ini kegiatan sekolah lebih maksimal dan siswa nyaman,” pungkas Sukarno. (J05/A01)










