Jurnalpantura.id, KUDUS – Sebanyak 63 sekolah mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) bagi jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kabupaten Kudus Tahun 2025. Para peserta merupakan Juara 1 dari tujuh cabang lomba yang sebelumnya diseleksi dari masing-masing Koordinator Wilayah (Korwil) di Kabupaten Kudus.
Kegiatan FLS3N SD Tingkat Kabupaten Kudus ini sendiri diadakan di Pusat Belajar Guru (PBG) pada Rabu (2/7). Salah satu cabang lomba yang dipertandingkan yakni Seni Tari.
Mewakili Korwil Kecamatan Gebog, SD 6 Getassrabi berhasil lolos sebagai juara 1 cabang lomba Seni Tari di ajang FLS3N SD Tingkat Kabupaten Kudus tahun ini.
Kepala SD 6 Getassrabi, Anita Eka Wahyuningsih Khasanah menyampaikan, keberhasilan ini berhasil diraih karena siswa telah berlatih dan tampil secara maksimal.
“Tahun lalu itu Seni Tari kami berhasil masuk ke tingkat kabupaten juga, tapi sayangnya belum beruntung. Lalu tahun ini kami dorong anak-anak untuk bisa latihan lebih keras lagi, dan ternyata berhasil ikut lagi di tingkat kabupaten dan Alhamdulillah jadi Juara 1,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, Seni Tari merupakan ekstrakulikuler wajib di SD 6 Getassrabi. Siswa yang mengikuti lomba FLS3N ini pun telah berlatih secara rutin setiap satu pekan sekali.

“Latihannya itu setiap hari Sabtu setelah pulang sekolah. Karena jam belajar anak pada hari itu hanya sampai pukul 10.10 WIB saja, jadi antara waktu sekitar jam 10.30 – 12.00 WIB itu kami menemani anak-anak untuk ekstrakulikuler seni tari,” katanya.
Dirinya berharap, siswa SD 6 Getassrabi yang mewakili Kabupaten Kudus di ajang FLS3N tingkat Nasional nanti bisa tampil dengan lancar, sukses dan mendapatkan juara.
“Harapan kami kedepannya anak-anak bisa tampil dengan lancar dan sukses menjadi juara,” ujarnya.
Siswa SD 6 Getassrabi yang mengikuti FLS3N ini terdiri dari satu tim yang berisi tiga anak. Ketiganya yakni Jessy Ayunindya Azzahra dan Sabrina Nur Abidah dari kelas 6 serta Meidina Balqis dari kelas 5.
Sebagai informasi, dalam ajang FLS3N SD Kabupaten Kudus tahun 2025 ini terdapat tujuh lomba, yakni gambar ekspresi, menyanyi solo, seni kriya, mendongeng, menulis cerita, pantomim, dan seni tari. (J05/A01)










