SMK Muhammadiyah Jekulo Kudus Gelar Pelatihan Cloud Computing Hadapi Era Pendidikan 4.0

pendidikan85 Dilihat

Jurnalpantura.id, Kudus – SMK Muhamamdiyah Jekulo Kudus mengadakan pelatihan Cloud Computing AWS Technology Sagasitas Tech for Indonesia 2023 bagi guru dan siswa di jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di ruang laboratorium komputer sekolah setempat, Minggu-Rabu (21-24/5/2023).

Kepala SMK Muhammadiyah Jekulo, Salim, menjelaskan pelatihan  Cloud computing ini diinisiasi oleh Djarum Foundation bekerjasama dengan AWS (Amazon Web Service) serta iFORTE. Peserta sendiri ada sebanyak 83 orang siswa kelas  X dan XI dari jurusan TKJ serta 3 orang guru pengajar.

“Cloud Computing adalah teknologi yang digunakan untuk bermacam-macam penggunaan, seperti pencadangan data, pemulihan bencana, email, desktop virtual, pengembangan dan pengujian perangkat lunak, analitik big data, serta aplikasi web tatap muka dengan pelanggan oleh industri dan organisasi dalam rangka menyiapkan kebutuhan tenaga kerja di bidang layanan web server, database server dan lain-lain,” kata Salim, Rabu (24/5/2023).

Tujuan pelatihan kata dia, meningkatkan dan menyiapkan SDM baik siswa maupun guru khususnya dari kompetensi keahlian TKJ, dengan belajar tentang Cloud Computing yang akan dapat membantu siswa dan guru menyelesaikan masalah secara cepat, aman dan terjangkau terutama menghadapi era pendidikan 4.0.

“Selain itu juga untuk meningkatkan pembelajaran yang semakin berkembang seperti, sertifikasi AWS, robotics, IoT dan pengenalan teknologi Artificial Intelligence. Sehingga proyeksi kedepan lulusan jurusan TKJ SMK Muhammadiyah Jekulo tidak hanya mampu dibidang komputer dan jaringan saja tetapi bisa dikembangkan ke layanan internet dengan berbagai platform yang semakin banyak dibutuhkan di masyarakat,” tuturnya.

Dijelaskannya, kegiatan pelatihan ini nantinya akan berkesinambungan dengan beberapa kegiatan lain yang sudah dijadwalkan baik secara luring maupun daring, yakni hands-on dan penugasan project, pelatihan guru dan siswa tingkat lanjutan serta monitoring dan penilaian project siswa hingga ke grand final.

“Di akhir agenda kegiatan ini akan berikan penghargaan atau Awarding Ceremony, bagi para siswa dan guru peserta yang memenangkan atau menyelesaikan project yang diberikan melalui penilaian oleh tim juri,” tambahnya.

Salim berharap, program yang kini sedang diajarkan kepada siswa didik dan guru TKJ di sekolahnya dapat diimplementasikan untuk mendukung skenario proses belajar dan mengajar secara lebih luas bagi sekolah serta pengorganisasiannya. (J05/A01)

Komentar