Jurnalpantura.id, Kudus – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) bagi jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kabupaten Kudus Tahun 2025 telah selesai digelar di Pusat Belajar Guru (PBG) pada Rabu (2/7) lalu. Ada tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, yakni gambar ekspresi, menyanyi solo, seni kriya, mendongeng, menulis cerita, pantomim, dan seni tari.
Para peserta yang berhasil menjadi juara 1 pada FLS3N SD Tingkat Kabupaten Kudus selanjutnya akan melaju ke Tingkat Nasional. Salah satunya yakni Raisa Aisy Choirun Nadhira dari SIBI SD Ya Ummi Fatimah yang berhasil menjadi Juara 1 pada cabang lomba Menulis Cerita FLS3N SD Tingkat Kabupaten Kudus.
Guru Pendamping SIBI SD Ya Ummi Fatimah, Neo Ervida memyampaikan bahwa anak didiknya tersebut memang hobi menulis cerita. Bahkan, sudah beberapa kali menerbitkan buku.
“Pengalaman Aisy menulis sudah banyak, lalu kami kembangkan lagi di sekolah. Dia sudah sering ikut menerbitkan buku lewat program Sekolah Literasi yang ada di SIBI SD Ya Ummi Fatimah bekerjasama dengan komunitas literasi. Aisy ini sudah tiga kali ikut Sekolah Literasi, dimana setelah mengikuti program tersebut anak-anak bisa menerbitkan buku,” paparnya.
Ia menceritakan, proses latihan untuk mengikuti lomba FLS3N ini dilakukan dengan rutin membuat satu tema cerita setiap hari. Kemudian, pihaknya juga rutin mencari literasi ide-ide naskah cerita melalui media sosial.
“Kami hanya tinggal membantu mengembangkan ide cerita, lalu mengajak menggali pengalaman sehari-hari. Apalagi tema yang akan dibuat nanti baru diundi ketika lomba, jadi harus rutin berlatih agar siap jika dapat tema apapun,” ungkapnya.

Kemudian, pihaknya juga rutin memberikan pendampingan dan perbaikan tulisan siswanya tersebut selama latihan. Terutama terkait tata bahasa, penggunaan imbuan, kata depan maupun kalimat langsung.
“Persiapan menghadapi lomba FLS3N tahap berikutnya yakni kami juga berencana mengundang pelatih dari luar ke sekolah,” imbuhnya.
Sementara itu, Raisa Aisy Choirun Nadhira, siswi kelaa 6 SIBI SD Ya Ummi Fatimah mengatakan bahwa dirinya sudah hobi menulis sejak kelas 2. Hobi tersebut berawal dari ketertarikannya terhadap buku cerita.
“Dulu awalnya saya suka menyalin isi buku cerita yang menarik. Lalu saat kelas 3 saya mulai sering coba-coba bikin tulisan sendiri,” ucapnya. (J05/A01)










