Jurnalpantura.id, Kudus – Sembilan Koordinator Wilayah (Korwil) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan di Kabupaten Kudus kini tengah melaksanakan seleksi lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) di masing-masing kecamatan.
Menurut Kabid Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugraha, pelaksanaan lomba MAPSI SD tingkat kecamatan disusun secara terjadwal.
Kecamatan Jekulo menjadi yang pertama dengan pelaksanaan pada 1 Agustus 2024, diikuti oleh Kecamatan Undaan pada 3 September 2024 dan Kecamatan Kaliwungu pada 4 September 2024.
Jadwal pelaksanaan lomba selanjutnya mencakup Kecamatan Kota pada 7 September 2024, Kecamatan Dawe dan Kecamatan Bae yang keduanya dijadwalkan pada 10 September 2024, serta Kecamatan Mejobo pada 11 September 2024.
Kecamatan Jati akan melaksanakan lomba pada 12 September 2024, dan Kecamatan Gebog pada 14 September 2024, sebagai penutup rangkaian seleksi.
Anggun menjelaskan bahwa lomba MAPSI ini bertujuan untuk menemukan bibit unggul di bidang pendidikan agama Islam, yang kemudian akan melaju ke kompetisi tingkat Kabupaten Kudus dan Provinsi Jawa Tengah.
“Lomba tingkat Kabupaten Kudus akan dilaksanakan pada 24 September 2024 di Kecamatan Mejobo, dan untuk tingkat Provinsi Jawa Tengah, Kudus akan menjadi tuan rumah yang bertempat di IAIN Kudus pada 8-10 November 2024,” terangnya.
Tahun ini, ada 13 cabang lomba yang akan diperlombakan dalam MAPSI SD, termasuk Lomba Pengetahuan PAI dan BTQ, Praktik Wudu dan Salat, serta Keterampilan Iqamah dan Adzan. Selain itu, terdapat juga kategori Seni Tilawatil Qur’an, Hifdzil Quran, dan Seni Khat Al Qur’an, serta beberapa cabang seni lainnya seperti Kaligrafi, Khitobah, dan Macapat Islami.
Lomba ini juga mencakup kategori seni modern seperti Keterampilan Komputer Islami, Cerita Islami, Seni Menyanyi Duet Lagu Religi Berpasangan, serta Seni Musik Rebana. Dengan beragam kategori ini, diharapkan peserta dapat menunjukkan berbagai kemampuan dan kreativitas dalam bidang agama Islam.
Pelaksanaan lomba MAPSI di tingkat kecamatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Disdikpora Kabupaten Kudus untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama dan seni Islami di kalangan siswa SD.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengasah keterampilan siswa, tetapi juga untuk memotivasi mereka agar lebih mendalami ilmu agama dan seni Islami,” tukasnya. (J05/A01)










