RSUD dr. Loekmono Hadi Raih Penghargaan Faskes Rujukan Tingkat Lanjut Berkomitmen Terbaik Program JKN 2024

- Jurnalis

Selasa, 18 Maret 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus menerima penghargaan sebagai fasilitas kesehatan yang komitmen terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN. (Foto: JP)

RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus menerima penghargaan sebagai fasilitas kesehatan yang komitmen terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memberikan penghargaan dan menetapkan RSUD dr. Loekmono Hadi sebagai fasilitas kesehatan yang komitmen terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN.

Direktur RSUD RSUD dr. Loekmono Hadi, dr. Abdul Hakam yang diwakili oleh Kabid Pelayanan Medis menerima penghargaan program JKN dari BPJS Cabang Kudus tersebut, di Hotel @Hom Senin, 17/3/2024.

RSUD Kudus didapuk sebagai Peringkat Pertama Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut Berkomitmen dalam Pelayanan Kesehatan Program JKN Tahun 2024 Kategori Rumah Sakit Kelas B Tingkat Kantor Cabang Kudus.

Direktur menyampaikan, sebelum dinyatakan yang terbaik, pihaknya mengikuti penilaian yang berfokus pada komitmen mutu layanan rumah sakit, inovasi pelayanan dalam program JKN, serta digitalisasi layanan dalam alur pelayanan di rumah sakit.

“Tentunya ke depan kami akan terus meningkatkan mutu pelayanan kami, agar para pasien khususnya pasien BPJS Kesehatan mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan setara,” kata dr. Hakam.

Ia menjelaskan, RSUD dr. Loekmono Hadi terus berusaha menjaga mutu layanan dan akuntabel, karena sudah menyandang Universal Health Coverage (UHC), sebagai fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut.

Baca Juga :  Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai, Pemkab Kudus Targetkan Januari Rampung 100 Persen

“Dengan adanya pola pembiayaan melalui INA CBGs, rumah sakit bisa memberikan jenis pelayanan sesuai dengan kompetensi sebagai FKRTL, serta melahirkan inovasi-inovasi melalui digitalisasi, terutama yang sejalan dengan program JKN. Sehingga masyarakat mudah mendapatkan layanan kesehatan secara online,” jelasnya.

Diakuinya, banyak perubahan positif sejak adanya program JKN beberapa tahun ini. RSUD dr. Loekmono Hadi saat ini menjadi rumah sakit rujukan dengan cakupan wilayah eks Karisidenan Pati dan Demak. Sebagian besar pasien di RSUD dr. Loekmono Hadi pun merupakan peserta BPJS Kesehatan.

“Hampir 95 persen pasien di RSUD dr. Loekmono Hadi adalah pasien peserta BPJS Kesehatan. Kami terus berkomitmen untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi peserta BPJS, tanpa diskriminasi dan gratifikasi, transparan, serta tidak akan berhenti meningkatkan kualitas pelayanan ,” tandasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru