Renovasi Puskesmas Jekulo Dikebut, Pemkab Kudus Perkuat Layanan Kesehatan Wilayah Timur

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKK Kudus, dr. Abdul Hakam mengecek progres renovasi Puskesmas Jekulo. (Foto:/J05)

Kepala DKK Kudus, dr. Abdul Hakam mengecek progres renovasi Puskesmas Jekulo. (Foto:/J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus menggenjot peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui renovasi Puskesmas Jekulo.

Proyek senilai Rp5,7 miliar tersebut ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026 dan diharapkan menjadi penguat pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di wilayah timur Kabupaten Kudus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Abdul Hakam, mengatakan Puskesmas Jekulo memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan.

Karena itu, pengembangan fasilitas dilakukan untuk memperkuat layanan promotif dan preventif sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program kesehatan prioritas.

Menurut Hakam, keberadaan Puskesmas Jekulo nantinya diharapkan mampu menjadi pusat pengendalian sejumlah program penting, seperti eliminasi tuberkulosis (TBC), HIV, serta percepatan penanganan stunting di kawasan timur Kudus.

Dengan fasilitas yang lebih memadai, upaya pencegahan penyakit dinilai akan semakin efektif.

“Puskesmas itu targetnya promotif dan preventif sehingga kita menginginkan di daerah timur itu Puskesmas Jekulo sebagai ujung tombak khusus. Program eliminasi seperti TBC, HIV, dan stunting bisa dikendalikan di wilayah timur melalui Puskesmas Jekulo,” ujar Abdul Hakam, Senin, 13/7/2026.

Ia menjelaskan, pekerjaan renovasi telah dimulai sejak 5 Juni 2026 sesuai kontrak pelaksanaan. Memasuki bulan kedua pembangunan, progres proyek telah mencapai sekitar 30 persen atau melampaui target yang ditetapkan pada tahap tersebut.

Baca Juga :  Ulil Albab Arwani dan Asyrofi Masyitho Pimpin PCNU Kabupaten Kudus Masa Khidmat 2024-2029

Hakam berharap kondisi cuaca tetap mendukung agar proses konstruksi berjalan lancar. Sesuai kontrak, proyek memiliki masa pelaksanaan selama 150 hari sehingga penyelesaiannya ditargetkan pada akhir Oktober 2026.

“Semoga nanti tidak ada hujan sehingga bisa lebih cepat penyelesaiannya. Akhir Oktober 2026 selesai, kita usahakan segera selesai sesuai target-target yang sudah ada,” katanya.

Setelah renovasi rampung, Puskesmas Jekulo akan dilengkapi dengan fasilitas yang lebih modern. Pengembangan dilakukan pada ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), poliklinik, layanan kesehatan gigi, serta ruang pendukung berbagai program kesehatan.

Selain itu, puskesmas juga dipersiapkan menjadi lokasi praktik dokter spesialis sekaligus mendukung layanan rehabilitasi bagi pasien setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, Pembantu Pelaksana Proyek, Putut Widiantoro, optimistis pembangunan gedung IGD dan rawat inap di atas lahan seluas 37 x 48 meter dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal.

Untuk mempercepat pekerjaan, jumlah tenaga kerja telah ditambah dari 40 menjadi 60 orang serta diterapkan sistem lembur hingga pukul 18.00 WIB.

“Kami perkirakan bisa selesai lebih awal. Penambahan tenaga sudah dilakukan, awalnya 40 orang menjadi 60 orang. Kemudian diberlakukan lembur hingga pukul 18.00 WIB,” pungkas Putut. (J05/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru