Jurnalpantura.id, Kudus — Progres pekerjaan perbaikan atau rehabilitasi Jalan R Agil Kusumadya di Kabupaten Kudus per Kamis, 13 November 2025, telah mencapai 7 persen.
Pembongkaran di titik-titik yang akan dibeton, seperti di sekitar traffic light depan SMA NU Al-Ma’ruf Kudus, sudah mulai terlihat.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Harry Wibowo, menjelaskan bahwa kontrak pekerjaan ini dimulai sejak 27 Oktober 2025, dengan durasi 60 hari kalender.
“Pekerjaan dilakukan dalam waktu 60 hari kalender, sampai dengan 26 Desember 2025. Harapan kami, pekerjaan bisa selesai sebelum itu,” ujar Harry.
Perbaikan Jalan R Agil Kusumadya dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama yang sedang berjalan saat ini dilakukan sepanjang kurang lebih 1 kilometer, mulai dari depan Kantor DPRD Kudus hingga perempatan depan Rumah Sakit Mardi Rahayu.
Nilai kontrak pekerjaan tahap pertama ini mencapai Rp11,8 miliar, yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dalam APBD Kabupaten Kudus tahun anggaran 2025.
Kemudian untuk konstruksi perbaikan tahap ini mencakup, betonisasi setebal 30 sentimeter di titik traffic light yang rawan kerusakan.
Sedangkan sisanya menggunakan lapisan aspal ACWC (Wearing Course) dan AC-BC (Binder Course) dengan total ketebalan sekitar 8 sentimeter.
“Lebar jalan yang diperbaiki bervariasi, paling sedikit antara 13 meter dan paling lebar 17 meter,” ungkap Harry.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, untuk tahap kedua perbaikan Jalan R Agil Kusumadya, Dinas PUPR Kudus telah mengusulkan anggaran kepada pemerintah pusat melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Usulan tahap kedua ini senilai sekitar Rp20 miliar dan telah masuk ke Kementerian PU RI.
Perbaikan lanjutan ini diharapkan dapat mencakup ruas dari depan Rumah Sakit Mardi Rahayu sampai dengan perempatan Kencing, dengan total panjang kurang lebih 1,57 kilometer dan lebar 15-17 meter.
“Seperti halnya pekerjaan rehabilitasi Jembatan Karangsambung sebelumnya, realisasi perbaikan lanjutan Jalan R Agil Kusumadya bisa multi-years, dimulai akhir tahun 2025 hingga awal tahun 2026,” harapnya.
“Mohon doanya, tapi kalau tidak bisa, kami tetap berharap tahun 2026 bisa teranggarkan dana IJD,” pungkas Harry. (J03/A01)










