Jurnalpantura.id, Kudus – Sebanyak 25 siswa SMA Negeri 2 Kudus melakukan kunjungan edukasi ke Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Rabu (5/7/2023).
Tak hanya berkunjung, mereka pun mendapat edukasi langsung terkait tanaman kopi mulai dari jenis perawatan, petik, pengolahan pasca panen hingga penyeduhan.
Pegiat Desa Wisata Japan, M Syaroful Anam mengungkapkan bahwa agenda ini merupakan kerjasama antara SMAN 2 Kudus dengan Pokdarwis Parijotho Japan.
“Agenda ini merupakan kunjungan dari SMAN 2 Kudus ke desa kami, belajar kopi dari hulu ke hilir, anak-anak diajak langsung mengamati di kebun kopi, mempelajari jenis-jenis kopi sampai menyeduh kopi secara tradisional,” kata Anam, Kamis (06/07).

Ia menyambut baik para siswa siswi yang ingin belajar kopi dari hulunya langsung. Pihaknya berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal Desa Japan Kudus.
“Iya, kami berencana membranding desa Japan dengan potensi alamnya, kami harap semakin banyak orang yang mengenal Japan juga punya potensi kopi, dan semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke desa jami,” harapnya.
Sementara itu, salah satu siswa SMA Negeri 2 Kudus, Alexander Zulkarnaen Habibi mengungkapkan bahwa desa Japan merupakan satu destinasi wisata yang sangat wajib dikunjungi bagi masyarakat Kudus.
Terlebih dengan potensi kekayaan alam yang bisa memajukan sektor pariwisata di Kudus. Sesuai dengan branding desa yang akan diusung, yakni Negeri Kopi Japan.
“Wisata yang ditawarkan sangatlah menarik, apalagi kebun kopi dari penanamannya, pohonnya, hingga pengolahannya. Kita jadi tahu ada banyak komoditas lainnya seperti jeruk pamelo, alpukat, pisang, dan cengkeh ada disini,” ungkapnya. (J05/A01)










