Perbaikan 59 Ruas Jalan Sepanjang 34.853 Meter, Dinas PUPR Kudus Gelontorkan Rp46 Miliar

infrastruktur537 Dilihat

Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan segera melakukan peningkatan jalan di wilayah Kabupaten Kudus.

Tercatat sekitar 59 ruas jalan sepanjang 34.853 meter dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) tahun anggaran 2024 sebesar Rp 46,9 miliar.

Anggaran tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) senilai Rp 32,2 miliar, Bantuan Gubernur (Bangub) senilai Rp 8,5 miliar, Pokir sebesar Rp 5,7 miliar, dan DAU Earmark sebesar Rp 364 juta.

Ditahun ini, dengan DBHCHT tahun anggaran 2024, Dinas PUPR Kudus akan segera melakukan peningkatan pada 10 ruas jalan.

Rinciannya yaitu Jalan A. Yani, Jalan Babalan-Batas Pati, Jalan Garung Lor-Getassrabi, Jalan Jawik-Bulung Kulon, Jalan Kedungsari-Batas Jepara, Jalan Berugenjang-Wonosoco, Jalan Menawan-Rahtawu, Jalan Prambatan Lor-Purwosari I, Jalan Tanjung Karang-Tanjung Lor, dan Jalan Medini-Kutuk.

Selain melakukan peningkatan, PUPR juga akan melakukan rehabilitasi jalan menggunakan DBHCHT di 16 titik jalan yang tersebar di banyak lokasi.

Kepala Dinas PUPR Kudus melalui Sub Koordinator Jalan, Budi Firmansyah menjelaskan, 16 titik jalan yang akan direhabilitasi menggunakan dana Cukai terdiri dari ruas Jalan Bhakti, Jalan Cranggang Wetan-Kuwukan, Jalan Gebog-Menawan, dan Jalan Honggosoco-Margorejo.

Kemudian ruas Jalan Kangdangmas-Cranggang Wetan, Jalan Kedungdowo-Garung Kidul, Jalan Kesambi-Jetak, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Penggading-Rejosari, Jalan Pohdengkol-Nosari, Jalan Puyoh-Bonajar-Soco, Jalan Subkhan ZE, Jalan UMK-Gondangmanis, Jalan Besito-Karangmalang, Jalan Karangmalang-Klumpit, dan Jalan Mijen-Lingkar Selatan.

“Saat ini semuanya masih berproses. Rencananya kita mulai pengerjaan pada bulan Juli ini,” kata Budi Firmansyah pada Rabu 10/07/2024 di Kantor PUPR Kudus.

Untuk ruas Jalan Gebog-Menawan akan dilakukan rehabilitasi sekitar 3 kilometer dengan lebar 5 hingga 5,5 meter.

“Prosesnya ini bertahap, harapan kami akhir Agustus 2024 ini clear semu,” ujarnya.

Selain menggunakan dana cukai, Pemkab Kudus juga akan melaksanakan pembangunan maupun rehabilitasi jalan menggunakan anggaran yang bersumber dari Bantuan Gubernur (Bangub) senilai Rp 8,5 miliar khusus untuk rehabilitasi.

Tidak hanya itu, dari Pokir sebesar Rp 3,6 miliar untuk pembangunan dan Rp 2,1 miliar untuk rehabilitasi. Serta DAU Earmark sebesar Rp 364 juta khusus untuk rehabilitasi.

Dengan begitu, total anggaran yang digunakan untuk pembangunan serta rehabilitasi jalan sebesar Rp 46,9 miliar. Di mana akan dilaksanakan di 59 ruas jalan dengan total panjang penanganan sepanjang 34.853 meter.

“Dengan pembangunan tersebut diharapkan kemantapan jalan di tahun 2024 akan meningkat sebesar 0,7 persen atau bertambah sepanjang 4.527 meter dari kondisi akhir tahun 2023 (91,38 persen),” jelas Budi.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa kondisi jalan di Kudus saat ini 73,05 persen baik, 19,11 persen sedang, 4,98 persen rusak ringan, dan 2,86 persen rusak berat.

“Untuk tingkat kemantapannya, 92,16 persen mantap dan 7,84 persen tidak mantap,” ucapnya.

Dengan peningkatan kemantapan jalan di Kabupaten Kudus ini, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan masyarakat di bidang prasarana transportasi.

“Hal tersebut guna mendukung lancarnya lalu lintas pariwisata, pendidikan, pertanian, perdagangan, dan akses tidak langsung menuju pusat perkotaan yang berdampak lada peningkatan perekonomian masyarakat,” terang Budi.

Selain menggunakan anggaran murni, PUPR juga segera melakukan perbaikan maupun rehabilitasi jalan yang rusak menggunakan APBD Perubahan tahun 2024 serta APBD tahun anggaran 2025.

“Salah satu perbaikan yang menggunakan APBD Perubahan 2024 adalah ruas jalan Ngembal Rejo-Kemang Krompol yang kondisinya rusak parah,” ungkapnya.

Budi juga menyebut, dinas sudah punya prioritas mana yang dianggarkan melalui Perubahan dan mana yang menggunakan APBD tahun 2025.

“Yang rusak parah kita usahakan segera dilakukan perbaikan,” terangnya melanjutkan. (J02/A01)

Komentar