Pemkab Kudus Ubah Rencana, Klinik Utama Gantikan Proyek RS Tipe C di Karangmalang

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris. (Foto: JP)

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Rencana pembangunan rumah sakit tipe C di Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus dipastikan mengalami penundaan.

Sebagai alternatif, pemerintah daerah akan mengalihkan pembangunan fasilitas kesehatan tersebut menjadi klinik utama guna tetap memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di wilayah Kudus utara.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan fasilitas kesehatan di kawasan tersebut sebenarnya sudah lama dibahas.

Hal ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya fasilitas kesehatan milik pemerintah di wilayah tersebut, sehingga masyarakat membutuhkan akses layanan yang lebih dekat dan memadai.

“Nanti akan kita bangun klinik utama dulu, AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) sudah,” kata Sam’ani, belum lama ini.

Ia menegaskan bahwa perubahan rencana ini bukan pembatalan, melainkan penyesuaian terhadap kondisi anggaran yang ada saat ini.

“Semoga pembangunan klinik utama tersebut dapat direalisasikan pada tahun 2027,” tuturnya.

Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan masyarakat di Kecamatan Gebog dan Dawe bisa lebih mudah mengakses layanan kesehatan dasar hingga rujukan awal tanpa harus pergi jauh ke pusat kota.

Baca Juga :  Prajurit Kodim 0720/Rembang Laksanakan Vaksin Sinovac Dosis ke-II

Selain itu, keberadaan klinik utama ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Pemerintah daerah menilai bahwa pendekatan bertahap melalui pembangunan klinik dapat menjadi solusi realistis di tengah keterbatasan anggaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, dr. Abdul Hakam, menjelaskan bahwa rencana pembangunan klinik utama di Desa Karangmalang saat ini masih dalam tahap kajian.

“Masih kajian Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) dan Dinas Kesehatan,” singkatnya.

Sebelumnya, rencana pembangunan fasilitas kesehatan di Desa Karangmalang telah dibahas sejak 2025. Namun, adanya pemangkasan dana Transfer Kas Daerah (TKD) membuat proyek tersebut belum dapat direalisasikan pada 2026.

Anggaran sekitar Rp40 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) yang semula dialokasikan untuk tahap awal pembangunan rumah sakit akhirnya dicoret, dan dialihkan untuk program prioritas seperti Universal Health Coverage (UHC) serta rehabilitasi fasilitas dan alat kesehatan yang lebih mendesak. (J05/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru