New Posyandu di Kudus: Dari Layanan Kesehatan Menuju Pelayanan Enam Bidang

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Kudus, Endhah Endhayani saat menghadiri penilaian Lomba Posyandu tingkat kabupaten di Desa Kedungdowo, Kamis, 23/10/2025. (Foto: JP)

Ketua TP PKK Kudus, Endhah Endhayani saat menghadiri penilaian Lomba Posyandu tingkat kabupaten di Desa Kedungdowo, Kamis, 23/10/2025. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus tengah melakukan transformasi besar terhadap fungsi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Tak lagi terbatas pada layanan kesehatan ibu dan anak, kini Posyandu berperan dalam enam bidang pelayanan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan masyarakat yang terpadu hingga ke tingkat desa.

Salah satu wilayah yang menjadi desa percontohan penerapan konsep “New Posyandu”* adalah Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu.

Desa ini ditunjuk karena dianggap siap dan telah memiliki kader-kader aktif yang mampu mengimplementasikan perubahan fungsi Posyandu sesuai arahan pemerintah pusat.

Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Endayani Sam’ani Intakoris, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu.

“Sekarang Posyandu bukan hanya melayani kesehatan, tetapi juga lima bidang lain yaitu pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman dan perlindungan masyarakat,” ujarnya saat menghadiri penilaian Lomba Posyandu tingkat kabupaten di Desa Kedungdowo, Kamis, 23/10/2025.

Menurut Endhah, perubahan ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan *pelayanan publik yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kalau dulu keluhan masyarakat hanya seputar kesehatan, sekarang semua aduan bisa ditampung di posyandu dan diteruskan ke instansi terkait. Kalau bisa diselesaikan di desa, ya diselesaikan di sini,” tambahnya.

Baca Juga :  Bawaslu Kudus Matangkan Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu 2024

Sementara itu, Camat Kaliwungu, Satria Agus Hilmawan, menuturkan bahwa Posyandu Sakura 8 Desa Kedungdowo telah menerapkan enam SPM sejak Januari 2025 dengan melibatkan 15 kader aktif.

Para kader ini dilatih untuk memahami berbagai aspek pelayanan, mulai dari kesehatan hingga sosial kemasyarakatan.

Lebih lanjut, Satria mengungkapkan bahwa Posyandu Sakura 8 juga menghadirkan inovasi lokal yang menarik, seperti Duta Sahabat Stunting, TPA Pertiwi, dan Bule Gallon.

“Duta Sahabat Stunting mendampingi keluarga terindikasi stunting agar rutin memeriksakan anaknya. TPA Pertiwi menjadi tempat penitipan anak yang memastikan pengasuhan dan gizi anak tetap terjaga. Sementara Bule Gallon adalah budidaya lele dalam galon untuk mendukung kecukupan gizi ibu hamil,” jelasnya.

Lomba Posyandu tingkat Kabupaten Kudus sendiri telah berlangsung sejak Senin, 20/10/2025 dan diikuti oleh sembilan kecamatan.

Para pemenang nantinya akan menerima piagam penghargaan dan uang pembinaan, masing-masing Rp12,5 juta untuk juara pertama, Rp10 juta untuk juara kedua, dan Rp7,5 juta untuk juara ketiga. (J05/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 391 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru