oleh

Musorkablub Cacat Hukum, Antoni Tetap Akan Bekerja Seperti Biasa

Jurnalpantura.id, Kudus – Gelaran Musorkablub yang di gagas Forum Komunikasi Pengkab Olahraga Kudus untuk melengserkan Antoni Alfin dari posisi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus, Sabtu 20/02/2021, dianggap cacat hukum oleh Ketua KONI Kudus.

Hal itu disampaikan  Antoni saat menggelar Konferensi Pers.

Didampingi Kepala Bidang Binkum KONI Kudus Mohamad Nur Hasyim, Antoni mengatakan bahwa Musorkablub tersebut tidak sesuai AD/ART Koni dan cacat hukum.

Antoni menunjukkan surat dari Forum Komunikasi Pengkab Olahraga se-Kabupaten Kudus dengan tanggal 14 Januari 2021. Dalam surat itu sebanyak 33 Pengkab ingin agar Ketua KONI Kudus menggelar Musorkablub.

Ketua KONI Kudus tunjukkan Surat dari Forum Komunikasi Pengkab Olahraga (Foto:J02)

Namun menurutnya, dalam surat itu tidak dijelaskan 33 Pengkab terdiri dari Pengkab mana saja.

“Konferensi pers ini sebagai sikap resmi sebagai Ketua KONI Kudus yang masih sah. Ini sebagai sikap kami terhadap Musorkablub yang juga digelar hari ini,” katanya, Sabtu 20/02/2021.

Dia juga menyayangkan surat edaran yang disampaikan oleh KONI Jawa Tengah Nomor: 28/Um/II/2021 yang menurutnya dikirim secara mendadak. Sebab, menurut dia seharusnya KONI Kudus dikabari terlebih dahulu.

“Surat edaran dari Jawa Tengah ya datang tiba-tiba. Seyogyanya kajian kami didiskusikan dulu karena AD/ART yang kami pakai juga sama dengan yang dipakai AD/ART-nya KONI Jateng,” terangnya.

Senada dengan Antoni, Mohamad Nur Hasyim juga menambahkan, pada pasal 30 (2) Musorkablub/musorkotlub dapat diselenggarakan atas rekomendasi dari dapat anggota yang disetujui oleh minimal 2/3 peserta sah rapat.

Padahal dalam rapat anggota pada 22 Januari lalu tak ada rekomendasi musorkablub tersebut.

Forum Komunikasi Pengkab Olahraga Kudus tidak menjelaskan 33 Pengkab terdiri dari Pengkab mana saja (Foto:J02)

Di pasal 30 itu juga harus disampaikan secara tertulis dan ditandatangani oleh ketua umum anggota (pengkab).

”Bila persyaratan itu terpenuhi KONI wajib menyelenggarakan musorkablub,” kata Hasyim mengutip AD ART.

Dia juga menyampaikan, dalam pasal 36 poin a KONI Kabupaten /Kota menganggap perlu dengan menyebutkan secara tegas dan singkat alasan diselenggarakannya muorkablub.

“Lalu pada pasal 36 juga poin b bahwa musorkablub diselenggarakan oleh KONI Kabupaten atau Kota. Jadi penyelenggara musorkablub bukan forum komunikasi pengkab,” tegas dia.

Terakhir, Antoni mengatakan akan tetap mengemban jabatannya dan bekerja sebagai Ketua KONI Kudus yang sah. Karena menurut dia Musorkablub cacat hukum.

“Ke depan saya tetap akan bekerja seperti biasanya. Karena saya angap Musorkablub ini cacat hukum,” tandasnya. (J02/A01)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed