Jurnalpantura.id, Kudus – Misteri sepeda motor Suzuki Smash yang terparkir tanpa diketahui pemiliknya selama beberapa hari di kawasan Taman Ganesha, Kelurahan Purwosari, akhirnya terpecahkan.
Pemilik motor tersebut adalah Sri Wahyuningsih (24), seorang karyawan laundry asal Desa Prambatan Kidul, Kaliwungu bersama keluarga mendatangi Mapolsek Kudus Kota pada Selasa 24/03/2026 pagi.
Menurut Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan, berawal dari laporan warga pada Ahad 22/03/2026 adanya sebuah motor yang terparkir di sekitar Taman Ganesha selama berhari-hari.
“Merespons laporan tersebut, Polsek Kudus Kota segera mengamankan unit kendaraan ke Mapolsek dan menginformasikannya melalui media sosial resmi IG Polres Kudus,” kata AKP Subkhan.
Beruntung, pihak keluarga pemilik mengenali motor tersebut melalui unggahan di Instagram. Mereka kemudian berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat untuk proses pengambilan.
Dari keterangan yang dihimpun, motor tersebut ternyata mengalami mogok saat digunakan. Namun, alih-alih mencari bengkel, Sri yang saat itu diduga sedang mengalami suasana hati yang kalut akibat permasalahan rumah tangga, memilih meninggalkan motornya begitu saja di lokasi.
”Alhamdulillah, berkat sinergi antara laporan masyarakat, media sosial, dan kesigapan petugas di lapangan, motor ini bisa kembali ke tangan yang tepat,” ujarnya.
Sebelum diserahkan, pihak kepolisian melakukan verifikasi dokumen kendaraan secara teliti. Proses ini didampingi oleh pihak keluarga, Ketua RT setempat, serta Bhabinkamtibmas Desa Prambatan Kidul untuk memastikan validitas kepemilikan.
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Polsek Kudus Kota, khususnya kepada “Bu Bhabin” yang telah membantu menjembatani komunikasi sehingga motor yang menjadi sarana transportasi bekerja tersebut bisa kembali.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga barang berharga miliknya dalam kondisi apapun agar tidak menjadi korban kejahatan, dan jangan ragu untuk melaporkan atau minta bantuan ke kami karena kami berkomitmen untuk selalu hadir dan melayani masyarakat,” pesan Kapolsek Kudus Kota
Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat yang peka terhadap kondisi sosial warganya. (J02/A01)










