Lelang BMD Kudus: Motor dan Alat Berat Laku Keras, 4 Mobil Dinas Tanpa Pemenang

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemantauan proses lelang online oleh BPPKAD Kudus bersama KPKNL Jateng pada Selasa (7/4/2026) kemarin. (Foto:Istimewa)

Pemantauan proses lelang online oleh BPPKAD Kudus bersama KPKNL Jateng pada Selasa (7/4/2026) kemarin. (Foto:Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus — Lelang Barang Milik Daerah (BMD) secara daring oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) menuai sukses besar pada sektor kendaraan roda dua serta alat berat. Namun sejumlah unit kendaraan roda empat berakhir tanpa pemenang.

Dalam lelang yang bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang, BPPKAD Kudus mencatat, terdapat empat unit mobil dinas yang belum diminati oleh peserta lelang dengan sistem open bidding atau penawaran terbuka melalui situs resmi lelang.go.id pada Selasa (7/4/2026) kemarin.

Kepala BPPKAD Kudus, Djati Solechah mengungkapkan, beberapa aset kendaraan seperti sedan Honda Accord, Toyota Camry, Toyota Altis, hingga Jeep Nissan X-Trail sejatinya telah ditawarkan kepada publik melalui mekanisme lelang terbuka. Namun, empat unit kendaraan tersebut berakhir Tanpa Ada Penawaran (TAP).

“Ada empat unit kendaraan roda empat yang belum diminati peserta. Kemungkinan karena harga limit yang masih dianggap tinggi atau faktor lainnya,” ujar Djati.

Baca Juga :  Pemkab Kudus Raih Predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Jawa Tengah

Menanggapi hal tersebut, pihak BPPKAD berencana melakukan langkah evaluasi agar aset-aset yang tersisa bisa segera terdistribusi.

Menurut Djati, kendaraan roda empat itu akan dilakukan penilaian ulang oleh BPPKAD Kudus. Bersamaan dengan kendaraan yang sudah diajukan pemindahtanganan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Meski ada yang belum terjual, paket kendaraan roda dua yang juga ikut dilelang mengalami lonjakan harga hingga berkali-kali lipat dari harga limit.

Djati menginformasikan, paket 11 unit sepeda motor terjual dari limit Rp8,415 juta menjadi Rp85,415 juta. Paket 12 motor dari limit Rp9,9 juta terjual Rp78,9 juta.

“Kemudian paket 4 unit kendaraan dan mesin dari limit Rp9,164 juta terjual dengan penawaran tertinggi Rp154,164 juta,” ungkapnya.

Bagi pemenang lelang, Djati mengimbau untuk segera melakukan pelunasan paling lambat tujuh hari setelah penetapan agar proses administrasi dan penyerahan barang dapat diselesaikan dalam waktu satu minggu. (J03/A01)

Berita Terkait

Pembangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Segera Dimulai, Pemenang Lelang Telah Ditetapkan
Jalan Kudus-Kaliwungu Diperlebar, Proyek Rp2,5 Miliar Ditarget Rampung September
Pakai Dana Cukai Rp4,9 Miliar, Jembatan 10 Kesambi Kudus Diganti Total
Jalan Pasuruhan Lor-Dukuh Kencing Kudus Dilebarkan Jadi 6 Meter, Anggaran Rp3,9 Miliar
Resmikan 3 Jembatan Garuda, Warga Tak Lagi Bergantung Jembatan Bambu
Drainase Dibangun di 30 Titik, Pemkab Kudus Siapkan Dana Hampir Rp10 Miliar
Kurangi Genangan, Pemkab Kudus Bangun Drainase Jalan Wahid Hasyim Senilai Rp2,2 Miliar
BPJ Wilayah Pati Segera Perbaiki Jalan dan Talut Ambles di Jalur Colo, Anggaran Capai Rp8,47 Miliar
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:47 WIB

Pembangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Segera Dimulai, Pemenang Lelang Telah Ditetapkan

Selasa, 1 September 2026 - 17:46 WIB

Jalan Kudus-Kaliwungu Diperlebar, Proyek Rp2,5 Miliar Ditarget Rampung September

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Pakai Dana Cukai Rp4,9 Miliar, Jembatan 10 Kesambi Kudus Diganti Total

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Jalan Pasuruhan Lor-Dukuh Kencing Kudus Dilebarkan Jadi 6 Meter, Anggaran Rp3,9 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:12 WIB

Resmikan 3 Jembatan Garuda, Warga Tak Lagi Bergantung Jembatan Bambu

Berita Terbaru