Kudus Tampung 5.019 Pengungsi Korban Banjir Demak

- Jurnalis

Kamis, 15 Februari 2024 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengungsi banjir Demak di Kabupaten Kudus. (Foto:J02)

Pengungsi banjir Demak di Kabupaten Kudus. (Foto:J02)

Jurnalpantura.id, Kudus – Bencana banjir di Kabupaten Demak telah memasuki hari ketujuh, pada Kamis (15/2/2024). Korban terdampak banjir yang mengungsi di Kabupaten Kudus pun semakin bertambah.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, ada sebanyak 5.019 warga Demak yang mengungsi di tempat pengungsian dan rumah-rumah warga di beberapa wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Kudus, per Kamis (15/2/2024) siang ini.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Kabupaten Kudus, Sri Wahyuni merinci, sebanyak 3.805 pengungsi di tempat pengungsian yang ada di wilayah Kecamatan Jati, Kudus. Sebanyak 240 pengungsi di rumah-rumah warga di wilayah Kecamatan Kudus Kota.

Kemudian, ada 498 pengungsi di rumah-rumah warga yang ada di wilayah Kecamatan Mejobo, Kudus. Lalu, sebanyak 380 pengungsi di rumah-rumah warga yang ada di wilayah Kecamatan Kaliwungu Kudus.

“Yang di rumah-rumah warga wilayah Kecamatan Dawe ada 95 pengungsi,” ujarnya, Kamis (15/2/2024).

Pihaknya menyebut, saat ini kebutuhan logistik yang dibutuhkan oleh para pengungsi seperti, pakaian layak, selimut, alat mandi, popok, dan lainnya. Disamping itu, juga butuh logistik makanan seperti beras, lauk pauk, dan sayur mayur.

Baca Juga :  Menteri PUPR Bakal Upgrade Daya Pompa di Kudus Jadi 5.000 Meter Kubik per Detik

“Saat ini jumpah pengungsi semakin bertambah, dan para pengungsi membutuhkan Makanan siap saji (butuh cepat), obat-obatan, pampers, baju bayi dan balita, serta celana dalam pria wanita,” tambahnya.

Di samping itu, untuk kebutuhan pengungsi juga diminta untuk masyarakat bisa membantu logistik, berupa beras, minyak goreng, telur, air mineral, alat mandi, kempes xl, obat obat, mie instan, selimut, pakaian dalam wanita dewasa.

Sebelumnya diberitakan, banjir telah melanda sejumlah desa di Kabupaten Demak sejak Kamis (8/2/2024) lalu. Banjir yang terjadi disebabkan oleh jebolnya beberapa tanggul sungai yang ada di wilayah setempat.

Genangan banjir semakin meluas hingga masuk ke pemukiman warga hingga jalan raya. Bahkan, arus jalan Jalan Pantura Demak-Kudus sampai lumpuh, sebab kondisi jalan yang tergenang air hingga ketinggian 2,5 meter. (J05/A01)

Berita Terkait

Tiga Posko Pengungsian Banjir di Kudus Kosong, Warga Berangsur Kembali ke Rumah
Jerit Warga Jetiskapuan Kudus: Banjir Tak Kunjung Surut, Bantuan Tak Ada yang Datang
Warga Desa Gulang Baru Mengungsi Sehari Usai Banjir karena Percaya Mitos Sesepuh
Langganan Banjir, Desa Jati Wetan Kudus Terendam Meski Sudah Punya Kolam Retensi
Aksi Heroik Bupati Sam’ani Terjun Langsung Evakuasi Warga Sakit di Tengah Banjir Jetiskapuan
Bupati Kudus Tinjau Banjir di Dukuh Goleng, Puluhan Warga Mulai Mengungsi
Detik-detik Mencekam! Mobil Putih Hanyut Terseret Arus Luapan Sungai di Gebog Kudus
Jalan Alternatif Kudus Pati di Desa Jojo Terendam Banjir, Belasan Motor Mogok
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 17:02 WIB

Tiga Posko Pengungsian Banjir di Kudus Kosong, Warga Berangsur Kembali ke Rumah

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:52 WIB

Jerit Warga Jetiskapuan Kudus: Banjir Tak Kunjung Surut, Bantuan Tak Ada yang Datang

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:10 WIB

Warga Desa Gulang Baru Mengungsi Sehari Usai Banjir karena Percaya Mitos Sesepuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:18 WIB

Langganan Banjir, Desa Jati Wetan Kudus Terendam Meski Sudah Punya Kolam Retensi

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:07 WIB

Aksi Heroik Bupati Sam’ani Terjun Langsung Evakuasi Warga Sakit di Tengah Banjir Jetiskapuan

Berita Terbaru