Inspiratif! Sembuhkan Berbagai Penyakit Dengan Metode Ilmiah

- Jurnalis

Kamis, 19 September 2024 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mishbah Saifudin (kacamata) menyembuhkan pasien yang berkunjung di tempat prakteknya di Jalan Sudinoro KM 1, Dukuh Sukoharjo - Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus (Foto:Jp)

Mishbah Saifudin (kacamata) menyembuhkan pasien yang berkunjung di tempat prakteknya di Jalan Sudinoro KM 1, Dukuh Sukoharjo - Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus (Foto:Jp)

JurnalPantura.id, Kudus – Sudah sering ada kabar mengenai pengobatan melalui metode terapis, salah satunya sosok pengusaha asal Kota Kretek, Mishbah Saifudin (46), yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

Mishbah telah memulai kegiatan sosialnya tersebut untuk membantu penyembuhan orang lain menggunakan metode terapis sejak 2010 atau 14 tahun silam.

Salah satu usaha yang ditekuninya ini telah dipercaya dan berhasil menyembuhkan ribuan pasien dengan berbagai metode yang dimilikinya seperti metode totok, terapi bio energi hingga hipnoterapi.

Keahlian maupun bakatnya tersebut telah diketahuinya sedari kecil. Mishbah, yang juga berprofesi sebagai pengusaha di bidang manufaktur di Semarang dan Kudus ini membuka praktek terapisnya sesuai berkerja, yakni mulai pukul 06.00 petang.

“Tergantung penyakit pasien, berbeda-beda caranya dalam mengobati sesuai kebutuhan penyembuhan penyakit tersebut,” ujarnya saat ditemui di rumah prakteknya di Jalan Sudinoro KM 1, Dukuh Sukoharjo – Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada Kamis (19/9/2024).

Mishbah yang memiliki background sebagai pengelola bus wisata dan mengelola usaha gabungan lainnya ini menyebut salah satu sumber ilmunya belajar pencak silat Pedang Mustika dari kecil dan mengembangkan ilmu pengobatan sampai saat ini.

Ia menyebut, kegiatan terapisnya ini dilakukannya sebagai bentuk sosial pengabdian untuk membantu sesama manusia. Keluhan yang ditanganinya dari yang ringan bahkan patah tulang, batu ginjal, semua penyakit dalam maupun luar.

“Untuk pasien yang datang kemari, mereka terdapat berbagai macam keluhan seperti saraf kejepit, migrain berkepanjangan, vertigo, jantung bisa disembuhkan dengan metode terapi totok,” paparnya.

“Sedangkan seperti tumor, kangker, penyumbatan darah dan virs dengan terapi bio energi. Lalu untuk masalah kejiwaan, strees, trauma, depresi, terapi untuk anak yang bermasalah, motivasi, speech delay, konsentrasi anak dilakukan dengan hipnoterapi,” lanjut Mishbah yang juga ketua pengurus Madrasah Hasyim Asy’ari Kudus.

Baca Juga :  Berkedok Tamu Undangan, Pasutri Curi Uang dan Emas saat acara Pernikahan di Kudus

Pasiennya pun bermacam-macam dan dari berbagai daerah sudah banyak datang seperti dari Jakarta hingga Surabaya.

“Yang datang ke saya biasanya yang sudah menyerah dengan pengobatan yang diberikan dokter atau rumah sakit, dokter menyerah menangani, maupun dari kalangan kurang mampu,” sebutnya.

Ia menegaskan, pengobatan yang dilakukannya ini berbentuk ilmiah dan bukan berbentuk mistik. Untuk hipnoterapi, prosesnya melalui alam bawah sadar untuk bisa mendorong penyembuhan sebuah penyakit.

“Terapis ini murni untuk kegiatan sosial. Saya mempelajari hipnoterapi secara autodidak dan ikut komunitas,” tukasnya.

Pihaknya saat ini tengah berencana untuk mendirikan pondok sosial terapis yang dikelola secara mandiri untuk masyarakat dapat berobat serta dapat menghidupi anak-anak tidak mampu untuk bersekolah.

Salah satu pasien asal Desa Bacin, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, mengaku bersyukur dapat sembuh usai menjalani pengobatan pada dirinya.

“Saya pengidap kangker payudara, sudah berobat ke rumah sakit namun hasilnya kurang maksimal, lalu dengan berobat kesini bisa sembuh dengan metode totok,” tandasnya.

Selain semua itu, Misbah juga membuka semacam lembaga konsultasi bisnis “Al Mishbah” yang bergerak dibidang Life Coach dan Konsultasi terkait mengoptimalkan energi positif dan intuisi diri.

“Klien kami banyak dari perushaan-perusahaan untuk menata dan menpatkan posisi yang tepat bagi personalia dan SDM yang tepat perusahaan tersebut,” detailnya.

Melalui dedikasinya, ia telah memberikan harapan bagi banyak orang dan membantu ribuan pasien mendapatkan kehidupan yang lebih baik. (J07/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Hari Jadi ke-477 Kudus, Bupati Sam’ani Tekankan Kolaborasi dan Semangat Urup Nguripi
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 14:32 WIB

Hari Jadi ke-477 Kudus, Bupati Sam’ani Tekankan Kolaborasi dan Semangat Urup Nguripi

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Berita Terbaru