Ikuti Penimbangan Serentak, Ibu-ibu di Jepangpakis Sukseskan Aksi Cegah Stunting

- Jurnalis

Jumat, 11 Agustus 2023 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penimbangan bayi di DEsa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kudus. (Foto:J05)

Penimbangan bayi di DEsa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kudus. (Foto:J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Puluhan ibu-ibu bersama anaknya, mengikuti penimbangan serentak yang dilakukan di Posyandu RW 02 Karang Anyar di Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jumat (11/8/2023).

Mereka antusias mengikuti kegiatan penimbangan berat badan dan mengukur tinggi badan anaknya masing-masing. Kemudian, ikut memeriksakan kadar yodium pada garam yang dikonsumsinya.

Setelah itu, dilanjutkan dengan antri pemberian obat cacing kepada anak serta antri mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari petugas dari Puskesmas Ngembal Kulon dan kader posyandu.

Kepala Puskesmas Ngembal Kulon, Kamal Agus Efendi mengatakan, kegiatan hari ini merupakan salah satu aksi dalam menekan angka stunting di Kudus Sekaligus giat penimbangan serentak Bulan Agustus di Kecamatan Jati.

“Kegiatan pagi ini sebagai upaya kita bersama, balita yang ada di wilayah itu hadir di posyandu, sehingga kita bisa mendeteksi resiko terjadi stunting,” ujarnya, dalam giat Cegah Stunting bersama Lintas Sektor Kecamatan Jati.

Apabila ditemukan anak dengan berat badan kurang dan tinggi badan yang tidak sesuai umurnya, maka akan dikejar agar tidak menjadi stunting. Hal ini tentunya butuh keterlibatan lintas sektor dalam upaya konvergensinya.

Baca Juga :  Sambut Srikandi Merdeka Cup 2026, Disdag Kudus Benahi Sentra Kuliner dan PKL

“Untuk hari ini, kita lakukan serentak di 8 titik pos di Desa Jepangpakis, kegiatannya sama yaitu upaya cegah stunting seperti di posyandu RW 2 ini,” tambahnya.

Pihaknya pun optimis bisa menyumbangkan kasus zero stunting untuk Kabupaten Kudus di tahun 2024 mendatang. Hal ini tentunya harus didukung pula oleh semua elemen masyarakat, terutama orangtua.

Sementara itu, Camat Jati Fiza Akbar, yang ikut hadir dalam Giat Stunting di Desa Jepangpakis, mengapresiasi atas terselenggaranya upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Kudus, khususnya di wilayah Kecamatan Jati tersebut.

“Apresiasi yang tinggi kepada puskesmas bersama elemen masyarakat yang sudah menyelenggarakan aksi cegah stunting pagi ini. Kegiatan ini tentunya tidak berhenti di sini, dan kami harapkan terus berkelanjutan,” ujarnya. (J05/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru