Empat Desa di Kecamatan Jati Masih Tergenang Banjir, Puluhan Rumah Terdampak

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir yang masih menggenangi rumah di wilayah Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus pada Jumat, 7/2/2025. (Foto: J02)

Banjir yang masih menggenangi rumah di wilayah Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus pada Jumat, 7/2/2025. (Foto: J02)

Jurnalpantura.id, Kudus – Empat desa di wilayah Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus masih tergenang banjir, usai hujan deras yang terjadi seharian pada Kamis, 6/2/2025. Yakni, Desa Jetiskapuan, Jati Wetan, Tanjungkarang, dan Pasuruhan Lor.

Kapolsek Jati, AKP Hadi Noor Cahyo menyebut, berdasarkan pantauan pada Jumat, 7/2/2025 sekitar pukul 10.00 WIB, air banjir masih menggenangi sejumlah rumah hingga area persawahan di beberapa titik.

“Area persawahan yang terdampak banjir ada di Dukuh Goleng Desa Pasuruhan Lor sekitar 20 hektar, Desa Jetis Kapuan sekitar 20 hektar, dan Desa Tanjungkarang sekitar 20 hektar,” katanya.

AKP Hadi menjabarkan, genangan air yang terjadi di Desa Jetis Kapuan juga menggenangi jalan pemukiman di RW 1, 2, 3, 4 dan 5 setinggi 10-15 sentimeter. Kemudian menggenangi sebanyak delapan rumah warga setinggi 10 sentimeter.

Kemudian, di Dukuh Tanggulangi Desa Jati Wetan, banjir menggenangi sekitar 30 rumah dengan ketinggian air antara 10-30 sentimeter. Ketinggian air Sungai Wulan masih sekitar 3,5 meter dari tanggul atau masih aman.

“Pompa kolam retensi beroperasi sebanyak empat buah, sedangkan yang 1 buah sementara berhenti operasi karena mesin panas,” tambahnya.

Baca Juga :  Dinsos Kudus: Orangtua Kandung Bayi Temuan di Sumur Gentong "Senyap", Proses Adopsi Tunggu Tiga Bulan

Lalu, di Desa Tanjungkarang, banjir menggenangi sekitar 70 rumah dengan ketinggian air 10-40 sentimeter. Jalan depan balai desa setempat arah ke Kecamatan Undaan sepanjang 150 meter juga tergenang air sekitar 15 sentimeter.

“Terminal Induk Jati terendam air dengan ketinggian 15 sentimeter, namun masih bisa digunakan untuk keluar masuk bus,” tuturnya.

Kapolsek Jati menyampaikan, area persawahan dan perumahan di Desa Jetiskapuan tergenang disebabkan karena topografi tanah yang merupakan dataran rendah. Sehingga apabila terjadi curah hujan yg cukup tinggi air menggenangi persawahan tersebut .

“Akses jalan di Desa Jetiskapuan tergenang air di karenakan curah hujan yg cukup tinggi dan desa tersebut terletak di dataran rendah sehingga air tidak bisa mengalir ke sungai,” jelasnya.

Hal tersebut juga yang terjadi di Dukuh Tanggulangin, Desa Jati Wetan. Air yg menggenang perkampungan tersebut tidak bisa mengalir kesungai yg posisi sungainya lebih tinggi dari pada posisi perkampungan RT 4 RW 3 Desa Jati Wetan. (J05/A01)

Berita Terkait

Tiga Posko Pengungsian Banjir di Kudus Kosong, Warga Berangsur Kembali ke Rumah
Jerit Warga Jetiskapuan Kudus: Banjir Tak Kunjung Surut, Bantuan Tak Ada yang Datang
Warga Desa Gulang Baru Mengungsi Sehari Usai Banjir karena Percaya Mitos Sesepuh
Langganan Banjir, Desa Jati Wetan Kudus Terendam Meski Sudah Punya Kolam Retensi
Aksi Heroik Bupati Sam’ani Terjun Langsung Evakuasi Warga Sakit di Tengah Banjir Jetiskapuan
Bupati Kudus Tinjau Banjir di Dukuh Goleng, Puluhan Warga Mulai Mengungsi
Detik-detik Mencekam! Mobil Putih Hanyut Terseret Arus Luapan Sungai di Gebog Kudus
Jalan Alternatif Kudus Pati di Desa Jojo Terendam Banjir, Belasan Motor Mogok
Berita ini 283 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 17:02 WIB

Tiga Posko Pengungsian Banjir di Kudus Kosong, Warga Berangsur Kembali ke Rumah

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:52 WIB

Jerit Warga Jetiskapuan Kudus: Banjir Tak Kunjung Surut, Bantuan Tak Ada yang Datang

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:10 WIB

Warga Desa Gulang Baru Mengungsi Sehari Usai Banjir karena Percaya Mitos Sesepuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:18 WIB

Langganan Banjir, Desa Jati Wetan Kudus Terendam Meski Sudah Punya Kolam Retensi

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:07 WIB

Aksi Heroik Bupati Sam’ani Terjun Langsung Evakuasi Warga Sakit di Tengah Banjir Jetiskapuan

Berita Terbaru