Dokumen Teknis Dikebut, Pembangunan RSUD Sunan Muria Kudus Ditarget Dimulai pada 2027

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visualisasi gedung RSUD Sunan Muria di Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

Visualisasi gedung RSUD Sunan Muria di Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus melanjutkan persiapan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sunan Muria di Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog.

Proyek yang digadang-gadang akan memperkuat layanan kesehatan di wilayah utara Kudus itu kini memasuki tahapan penyelesaian berbagai dokumen teknis dan lingkungan.

Kepala DKK Kudus dr. Abdul Hakam melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Amad Mochamad, mengatakan bahwa studi kelayakan atau Feasibility Study (FS) beserta Masterplan dan Detail Engineering Design (DED) telah rampung pada 2025.

Dokumen tersebut menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan rumah sakit baru.

“Proses tetap berjalan. Pada tahun 2025, kami telah menyelesaikan dokumen Feasibility Study (FS) serta Masterplan DED (Detail Engineering Design),” kata Amad saat dihubungi, Kamis, 30/7/2026.

Pada tahun ini, DKK Kudus memfokuskan penyelesaian dokumen yang berkaitan dengan aspek lingkungan dan perizinan teknis.

Salah satunya adalah Analisis Dampak Lalu Lintas (AMDALalin) yang telah selesai disusun sebagai bagian dari persyaratan pembangunan.

Selain itu, penyusunan Persetujuan Teknis dan Rincian Teknis (Pertek Rintek) masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

Baca Juga :  Isu BBM Hanya Bertahan 20 Hari, Pertamina Pastikan Stok Muria Raya Aman Hingga Pasca-Lebaran

Sementara dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) juga terus diproses dengan target penyelesaian pada Desember mendatang.

Berdasarkan data pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Inaproc, pekerjaan penyusunan dokumen AMDAL telah selesai dilaksanakan.

Paket tersebut memiliki Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp613 juta dan dikerjakan oleh PT Tumbuh Jaya Desain dengan nilai kontrak hasil negosiasi sebesar Rp605 juta.

Apabila seluruh dokumen dapat diselesaikan sesuai target, pembangunan fisik RSUD Sunan Muria direncanakan dimulai pada 2027.

Untuk tahap awal, Pemerintah Kabupaten Kudus mengusulkan anggaran sebesar Rp20 miliar guna memulai pekerjaan konstruksi.

Menurut Amad, keberadaan RSUD Sunan Muria nantinya diharapkan mampu meningkatkan pemerataan pelayanan kesehatan.

Rumah sakit tersebut akan menjadi fasilitas kesehatan rujukan baru yang memudahkan masyarakat, terutama di Kecamatan Gebog dan wilayah sekitarnya, dalam memperoleh layanan medis.

“Kehadiran rumah sakit baru ini diharapkan mampu memperluas jangkauan dan meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Gebog dan sekitarnya,” pungkasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru