Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Kesehatan (DKK) Kabupaten Kudus meluncurkan aplikasi SIMEKA (Digitalisasi Integrasi Data Monitoring Evaluasi Kinerja dan Anggaran) dalam sebuah acara resmi yang digelar di Aula Gedung DKK Kudus, Kamis, 28/8/2025.
Aplikasi ini diharapkan mampu memperkuat perencanaan, pengawasan, serta evaluasi program kesehatan secara lebih terstruktur dan efisien.
Aplikasi SIMEKA merupakan hasil inovasi dari Didik Purwanto, Kasubbag Perencanaan, Evaluasi, Pelaporan, dan Keuangan DKK Kudus. Ia menjelaskan bahwa inovasi ini dikembangkan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VI.
“Kami ingin menciptakan sistem yang tidak hanya mencatat, tetapi juga membantu pengambilan keputusan secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Dengan fitur dashboard digital yang menyajikan data capaian fisik, kinerja, dan anggaran secara terpadu, SIMEKA memungkinkan monitoring dilakukan secara real time oleh berbagai pihak.
“Puskesmas, Labkesda, hingga DKK sendiri bisa langsung melihat apakah target telah tercapai atau belum. Jika ada kendala, bisa segera ditindaklanjuti,” tambah Didik.
Aplikasi ini juga telah mengakomodasi berbagai program prioritas pemerintah, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Beberapa di antaranya adalah program percepatan penurunan stunting, pemenuhan SPM di 12 bidang kesehatan, serta program pengentasan kemiskinan yang menjadi bagian dari visi misi Bupati Kudus.
Kepala DKK Kudus, dr. Andini Aridewi, menyatakan bahwa kehadiran SIMEKA merupakan langkah konkret dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
“Transformasi digital ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kudus,” tegasnya dalam sambutan peluncuran.
Novita Setiyanti, Perencana Ahli Madya Bappeda Kudus, turut memberikan apresiasi terhadap peluncuran aplikasi ini. Ia menyebut SIMEKA sebagai alat yang sangat mendukung proses perencanaan berbasis data.
“Ketepatan data capaian sangat menentukan arah kebijakan. Dengan adanya SIMEKA, proses itu jadi jauh lebih valid dan terarah,” tutupnya. (J05/A01)










