Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mengerahkan 19 Puskemas untuk mensukseskan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan Bulan Vitamin A Tahun 2024 serentak bagi murid sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada DKK Kudus Darsono menargetkan capaian BIAS Tahun 2024 dapat mencapai 100 persen.
“Kita tetap targetkan 100 persen anak yang menjadi sasaran BIAS 2024 itu ikut imunisasi semua,” ujarnya.
Ada sebanyak 6.200 murid putra dan putri kelas 1 SD atau MI yang menjadi sasaran imunisasi MR (Measles Rubella). Imunisasi ini diberikan untuk melawan virus yang menyebabkan campak dan rubella bagi anak.
Lalu, 12.550 murid putri kelas 5 dan 6 SD atau MI menjadi sasaran imunisasi HPV (Human Papillomavirus). Imunisasi HPV ini diberikan untuk mencegah virus yang dapat menyebabkan infeksi kulit, termasuk kutil kelamin.
“Jadi semua SD dan MI menjadi sasaran. Kita mulia tanggal 1 Agustus 2024 kemarin dan menargetkan bisa rampung tanggal 15 Agustus 2024 mendatang,” bebernya.
Upaya yang dilakukan, sambung Dia, dengan mengerahkan petugas kesehatan dari masing-masing puskesmas untuk melakukan imunisasi jemput bola ke sejumlah SD dan MI se-Kabupaten Kudus.
Apabila nanti terdapat siswa yang tidak masuk sekolah dan belum terimunisasi program BIAS, pihaknya akan mengimbau kepada para guru agar mengantarkan anak tersebut ke puskesmas.
“Jadi tidak yang namanya kelewatan, kita data dengan rinci. Nanti kalau ada anak yang sakit atau berhalangan hadir ke sekolah, kita minta agar gurunya mengantarkan anak tersebut ke puskesmas untuk imunisasi,” jelasnya.
Darsono melanjutkan, imunisasi MR dan HPV disebut aman bagi anak. Kedua jenis imunisasi ini juga penting diberikan kepada anak, untuk menjaga kesehatannya di masa depan.
“Kalau nanti habis disuntik terus panas, itu sudah biasa. Bisa dikasih obat penurun panas. Kita pastikan untuk imunisasi ini aman bagi anak,” tandasnya. (J05/A01)










