Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus melakukan peningkatan kualitas jalan di dua ruas wilayah Desa Besito, Kecamatan Gebog.
Penanganan tersebut meliputi ruas Jalan Pasar Besito–Dukuh Karang Sambung dan Jalan Besito–Gebog, yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat akibat kondisi jalan bergelombang dan berlubang.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PUPR Kudus, Eko Saputro, menjelaskan bahwa pada ruas Jalan Pasar Besito–Dukuh Karang Sambung, penanganan dilakukan dengan panjang sekitar 1.183 meter dan lebar bervariasi antara 3,5 hingga 4,5 meter.
Sementara itu, untuk ruas Jalan Besito–Gebog, pekerjaan dilakukan hingga STA 0–978 dengan lebar jalan sekitar 6 meter.
“Untuk jenis pekerjaannya, kedua ruas tersebut menggunakan lapis AC-WC dengan ketebalan 4 sentimeter,” ujar Eko.
Ia menambahkan, target penyelesaian dua paket pekerjaan tersebut masih berada dalam rentang masa kontrak. Untuk satu paket ditargetkan rampung pada 25 Desember, sedangkan paket lainnya selesai pada 27 Desember.
Menurut Eko, kondisi jalan sebelum dilakukan perbaikan tergolong rusak ringan. Pada ruas Jalan Besito–Gebog STA 0–978 serta ruas Pasar Besito–Dukuh Karang Sambung hingga STA akhir 1.780, permukaan jalan mengalami gelombang dan lubang.
Terlebih, ruas Besito–Gebog merupakan jalur strategis menuju akses wisata Desa Rahtawu, sehingga kerusakan jalan sering dikeluhkan warga maupun pengguna jalan.
“Terakhir kali jalan ini diaspal kurang lebih pada tahun 2016. Dengan penanganan sekarang, diharapkan kualitas jalan bisa bertahan sekitar lima tahun sesuai umur rencana,” jelasnya.
Meski demikian, Eko menegaskan bahwa selama masa tersebut tetap diperlukan pekerjaan pemeliharaan rutin. Menurutnya, tidak mungkin menunggu hingga akhir umur rencana baru dilakukan perbaikan kembali.
“Dalam kurun waktu 0 sampai 5 tahun itu pasti ada pekerjaan perawatan. Tidak mungkin dibiarkan tanpa pemeliharaan,” imbuhnya.
Eko juga menyampaikan bahwa secara keseluruhan progres pekerjaan peningkatan jalan di Kabupaten Kudus telah mencapai sekitar 90 persen. Sejumlah titik lain masih dalam tahap penyelesaian, termasuk ruas Melati–Norowito yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.
“Untuk Melati–Norowito, hari ini dikerjakan dan insyaallah besok sudah selesai,” katanya.
“Adapun pekerjaan peningkatan jalan Besito–Gebog telah dimulai sejak 27 Oktober lalu. Nilai pagu anggaran untuk ruas Jalan Pasar Besito–Dukuh Karang Sambung sebesar Rp900 juta, sedangkan ruas Jalan Besito–Gebog sebesar Rp1 miliar. Secara keseluruhan, total anggaran peningkatan jalan melalui APBD Perubahan Kabupaten Kudus tahun ini mencapai sekitar Rp3,9 miliar,” jelasnya. (J02/A01)










