Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus mengalokasikan anggaran sebesar Rp 46,6 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2024 untuk sejumlah kegiatan infrastuktur.
Kepala Dinas PUPR Kudus, Arief Budi Siswanto mengatakan, sejumlah kegiatan infrastruktur yang akan dilakukan melalui anggaran DBHCHT sebesar Rp 46,6 miliar di antaranya rehab jalan di 15 titik, peningkatan jalan 10 titik, dan pembangunan drainase tiga titik.
“Selain itu, ada juga pembangunan IPLT (Instalasi Pengolahan Lumput Tinja) dan kegiatan fisik lainnya,” kata Arief.
Sejumlah paket pekerjaan itu, saat ini tengah dalam proses pengadaan. Jika semua tahapan sudah tuntas, ditargetkan akhir Juli 2024 mendatang semua pekerjaan tersebut sudah rampung.
Arief mengakui, pekerjaan yang dilaksanakan tahun ini, belum menuntaskan semua jalan rusak yang ada di Kudus. Menyusul setiap tahun ada laporan jalan yang mengalami penurunan kualitas hingga terjadi kerusakan. Kerusakan itu diakibatkan oleh alam, seperti hujan.
“Kerusakan jalan juga akibat truk yang kelebihan muatan. Namun kami akan terus berupaya membuat kondisi jalan di Kudus selalu baik,”tandasnya.
Disinggung proyek drainase Jalan Sunan Kudus, Arief kembali menjelaskan, sebenarnya lanjutan pembangunan drainase tersebut akan dilaksanakan awal tahun ini. Namun dengan adanya rangkaian kegiatan di sepanjang jalan itu, pelaksanaanya harus dijadwalkan ulang.
“Target kami tahun ini sudah tuntas,” kata Dia.
Pada tahap lanjutan ini, spesifikasinya adalah panjang 300-an meter, lebar 120 sentimeter dan kedalaman 3 meter. Sedang alokasi anggaran yang dikucurkan sekitar Rp 3 miliar.
Arief menambahkan, selain pembangunan drainase Jalan Sunan Kudus, tahun ini juga akan dilaksanakan pembangunan Jembatan Karangsambung dan perawatan ruas Jalan R Agil Kusumadya.
Tetapi anggarannya nanti dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) 2024 yang dikelola Kementrian PUPR.
“Anggaran sudah ada dan saat ini masih menunggu verifikasi sekaligus persiapan perencanaan,” pungkasnya. (J05/A01)










