Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyumbang HIV di Kudus (Foto:ilustrasi)

Penyumbang HIV di Kudus (Foto:ilustrasi)

Jurnalpantura.id, Kudus — Kasus Orang Dengan HIV (ODHIV) kembali ditemukan di Kabupaten Kudus. Berdasarkan data sejak Januari hingga Juni 2026, tercatat ada sebanyak 108 kasus yang ditemukan di wilayah tersebut.

Manager Kasus HIV/AIDS Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kudus, Eni Mardiyanti, mengakui bahwa terdapat tren peningkatan kasus HIV pada tahun ini. Utamanya didorong oleh faktor risiko Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) atau homoseksual.

“Untuk HIV-nya peningkatan kasus itu sudah pasti. Dan peningkatan kasus di faktor risiko LSL atau homoseks juga sudah pasti,” ujar Eni, Selasa, 22/9/2026.

Pihaknya menjelaskan bahwa dari total temuan kasus ODHIV dalam satu semester yang mencapai 108 tersebut, faktor risiko yang paling mendominasi adalah LSL, yang kemudian disusul oleh laki-laki yang membeli seks.

Hal itu menunjukkan bahwa edukasi dan pengawasan orang tua terhadap anaknya sangat penting. Sehingga, kasus LSL bisa dicegah dengan optimal dan lingkungan paling kecil yang dapat menyentuh pribadi seseorang adalah dari keluarga.

Dalam praktiknya, data pada sistem pencatatan resmi sering kali berbeda dengan kondisi nyata di lapangan. Hal ini dikarenakan para pelaku cenderung menutup-nutupi identitas dan orientasi seksual mereka.

“Kalau untuk kasus LSL itu di sistem sekitar 40 sampai 45 persen dari total kasus yang ditemukan. Tapi sebenarnya pada real-nya lebih dari 60 persen karena untuk mengakui homoseksual itu cenderung ditutupi, pendampingnya yang tahu,” terangnya.

Baca Juga :  Layanan Gigi Periodonsia di RSUD Kudus Sudah Terjamin BPJS Kesehatan

Sebagai individu yang kerap menangani kasus secara langsung, Eni menilai para pelaku cenderung menyembunyikan identitasnya sebagai homoseksual karena menyadari perilaku tersebut dianggap menyimpang oleh norma setempat.

Oleh sebab itu, persoalan HIV di kalangan penyuka sesama jenis masih menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi KPA. Tidak semua pihak yang dicurigai memiliki perilaku menyimpang mengakui status mereka, bahkan hingga mereka dinyatakan positif terinfeksi HIV.

Penanganan terhadap kelompok ini pun menuntut pendekatan yang khusus dan intensif dari para petugas di lapangan.

“Secara perilaku, karena perilakunya itu menyimpang. Mau tidak mau dan kita harus sadari bahwa itu menyimpang. Itu perilaku seks yang berisiko, jadi untuk penanganan kasus demikian memang membutuhkan kerja ekstra,” tegasnya.

Lebih lanjut, selain faktor orientasi sesama jenis, Eni mengingatkan bahwa penularan HIV juga sangat erat kaitannya dengan praktik hubungan seksual yang tidak aman secara umum.

Oleh karena itu, edukasi mengenai pencegahan dan risiko penularan penyakit menular seksual harus digalakkan secara menyeluruh tanpa hanya memandang satu faktor risiko saja, sehingga masyarakat menjadi lebih waspada terhadap segala bentuk potensi penularan. (J05/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Kudus Jadi Magnet Persalinan, Lebih dari 1.000 Ibu Datang dari Luar Daerah
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru