Jurnalpantura.id, Kudus – Polsek Kudus menunjukkan kepeduliannya dengan menyelamatkan seorang anak terlantar berinisial MA (12) ke kepada Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus untuk mendapatkan perawatan dan pendidikan yang lebih terjamin, pada Senin 11/05/2025.
Kisah MA cukup memprihatinkan. Ia ditinggalkan orang tuanya sejak lahir dan sebelumnya dirawat oleh sang nenek. Namun, sejak tahun 2023, kondisi ekonomi memaksa MA hidup luntang-lantung di jalanan.
“Tempat tinggalnya berpindah-pindah dari teras toko hingga masjid/mushola,” ujar AKP Subkhan.
Kehidupan keras dijalan, perilaku MA sering membuat resah warga, karena tidak adanya pengawasan orang dewasa.
Menurut Kapolsek Kudus, Sebelumnya MA pernah dititipkan di pondok pesantren, namun hanya bertahan satu minggu sebelum kembali ke jalanan.
Sebelum diserahkan ke Dinsos, pihak kepolisian telah melakukan pelacakan Keluarga, dengan mencari keberadaan orang tua kandung, namun hasilnya nihil.
“Ini bukti bahwa negara hadir ketika seorang anak kehilangan figur orang tua. Rencananya MA bakal ditempatkan di Panti Rehabilitasi,” terangnya.
Dengan diserahkany ke Dinsos, MA bakal mendapat pendampingan psikologis yakni memastikan kondisi mental MA tetap stabil dan yang tidak kalah penting, mendapatkan lingkungan tinggal yang layak.
”Polisi bukan sekadar penegak hukum, tapi juga solusi bagi masalah sosial. Kami ingin MA kembali sekolah dan punya masa depan, bukan terjerumus ke dunia kriminal,” ujar AKP Subkhan. (J02/A01)










