Camat Kaliwungu Bersama Kades dan Puskesmas Kunjungi Suripah, Berikan Bantuan dan Upaya Fasilitasi Pengobatan

- Jurnalis

Kamis, 6 Februari 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Kaliwungu, Satria Agus Himawan, bersama Kades Setrokalangan dan tim dari Puskesmas Kaliwungu menyambangi Suripah (50), warga Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Kamis (6/2/2025) siang. (Foto: JP)

Camat Kaliwungu, Satria Agus Himawan, bersama Kades Setrokalangan dan tim dari Puskesmas Kaliwungu menyambangi Suripah (50), warga Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Kamis (6/2/2025) siang. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Camat Kaliwungu, Satria Agus Himawan, bersama Kades Setrokalangan dan tim dari Puskesmas Kaliwungu menyambangi Suripah (50), warga Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Kamis 06/02/2025 siang.

Dalam kunjungan tersebut, pihaknya memberikan bantuan berupa sembako dan obat-obatan untuk Suripah, yang hidup sendiri dan berjuang melawan penyakit lupus.

“Kami datang untuk memberikan bantuan dan memastikan kondisi Bu Suripah tetap terpantau. Beliau setiap bulan harus kontrol ke RSUP dr. Kariadi Semarang, maka dari itu kami mengajak tim dari Puskesmas Kaliwungu untuk memonitor kesehatannya secara berkala,” ujar Satria Agus Himawan.

Ia menambahkan bahwa tahun sebelumnya Suripah telah menerima bantuan BLT. Ke depan, diharapkan namanya bisa masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar mendapatkan bantuan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas Kaliwungu (Foto:JP)

“Terkait kesehatannya, kami mencoba koordinasi dengan RSUD Kudus agar ada kemungkinan penanganan di sana. Selain itu, kami juga berupaya memfasilitasi agar ketika Bu Suripah kontrol ke RSUP dr. Kariadi, bisa mendapatkan layanan ambulans. Selama ini beliau menggunakan kendaraan umum untuk berobat ke Semarang,” lanjutnya.

Baca Juga :  Reuni Akbar IASKU di Kudus, Temu Kangen dan Aksi Sosial untuk Almamater

Selain itu, Satria juga mengungkapkan bahwa saat ini Bu Suripah masih menggunakan BPJS Kesehatan mandiri.

Pihaknya sedang mengupayakan agar ia dapat terdaftar dalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Kudus agar tidak terbebani biaya BPJS mandiri. Proses pengajuan ini masih dalam tahap koordinasi dengan Dinas Sosial Kudus.

Sementara itu, Suripah mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Terima kasih telah dibantu, semoga bermanfaat,” ucapnya.

Diketahui, Suripah telah tujuh tahun berjuang melawan penyakit lupus, penyakit autoimun yang menyerang jaringan tubuhnya.

Setiap bulan ia harus berobat ke Semarang untuk mencegah kondisi tubuhnya memburuk. Jika tidak, tubuhnya bisa berubah membiru dan mengalami nyeri di sekujur tubuh. (J06/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 267 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru