Bikin Geli, Siswa SDN 3 Bulungcangkring Santap MBG Ditemani Ribuan Lalat

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SDN 3 Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus mejikmati MBG ditemani lalat karena lokasinya yang dekat kandang ayam. (Foto: J05)

Siswa SDN 3 Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus mejikmati MBG ditemani lalat karena lokasinya yang dekat kandang ayam. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Siswa SDN 3 Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, harus menghadapi gangguan lalat yang masuk ke lingkungan sekolah. Kondisi tersebut semakin terasa ketika siswa sedang menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG), karena serangga beterbangan di sekitar area sekolah dan tempat makan.

Gangguan lalat disebut sudah dirasakan warga dan pihak sekolah dalam sekitar dua pekan terakhir. Jumlahnya meningkat drastis ketika sejumlah kandang ayam di sekitar sekolah memasuki masa panen. Ribuan lalat kemudian menyebar hingga ke permukiman warga dan lingkungan sekolah.

Salah seorang wali murid, Agus, mengatakan kondisi tersebut cukup mengganggu aktivitas siswa. Menurutnya, keberadaan lalat bukan hanya membuat lingkungan sekolah tidak nyaman, tetapi juga mengganggu konsentrasi anak-anak ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar.

“Memang parah sekali lalat di SD itu. Anak-anak sampai belajar ditemani lalat,” ujar Agus saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu, 30/9/2026.

Gangguan paling terasa ketika siswa sedang makan. Lalat yang beterbangan membuat anak-anak tidak nyaman menyantap makanan. Kondisi tersebut juga menimbulkan kekhawatiran wali murid terhadap kebersihan makanan yang dikonsumsi siswa selama berada di sekolah.

Agus menyebut lokasi sekolah cukup dekat dengan sejumlah kandang ayam. Perkiraannya, jarak kandang ayam terdekat dengan sekolah sekitar 50 hingga 100 meter. Keberadaan beberapa kandang di sekitar wilayah tersebut dinilai turut memengaruhi banyaknya lalat yang masuk ke kawasan sekolah.

Baca Juga :  Uji Coba Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kudus Libatkan 2.599 Siswa

Menurut Agus, persoalan tersebut sebelumnya telah dibicarakan dalam pertemuan yang melibatkan warga. Namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan langkah penanganan yang dinilai mampu mengatasi persoalan lalat secara berkelanjutan, terutama ketika kandang ayam memasuki masa panen.

“Intinya warga ingin ada tanggung jawab dari pengusaha kandang. Kalau lalatnya jumlahnya tidak wajar dan berlangsung berhari-hari, kandangnya harus ada penanganan,” katanya.

Kepala SDN 3 Bulungcangkring, Jamari, membenarkan bahwa keberadaan lalat menjadi salah satu persoalan yang dirasakan di lingkungan sekolah. Namun, menurutnya, jumlah lalat yang muncul tidak selalu sama setiap hari dan cenderung meningkat ketika terjadi aktivitas panen ayam.

“Kalau pas panen (kandang), biasanya lalatnya banyak sekali sampai ke sekolah,” kata Jamari.

Jamari berharap pengelola kandang ayam dapat melakukan perbaikan dalam pengelolaan kandang, terutama setelah proses panen. Menurutnya, penanganan seperti penyemprotan dan pemasangan perangkap lalat dapat membantu, tetapi sifatnya hanya sementara.

“Kalau bisa SOP-nya diperbaiki. Setelah panen jangan sampai lalatnya malah banyak keluar dari kandang dan masuk ke lingkungan warga maupun sekolah,” jelasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Data Penerima Manfaat Bermasalah, Tujuh SPPG di Kudus Kena Suspend Sementara
BGN Tegaskan Aturan MBG Libur Saat Sekolah Libur, Mitra SPPG Kudus: Sudah Jalan Lama
Mitra SPPG Kudus Persoalkan Insentif Rp 2.000 per Porsi, Balik Modal Jadi Lebih Lama
118 SPPG Kudus Berbenah, Pembangunan IPAL dan Tata Ruang Dapur Jadi Sorotan
MBG Kelompok 3B di Kudus Baru Jangkau 50 Persen, DKK Dorong Perluasan Sasaran
MBG Tak Hanya Cegah Stunting, DKK Kudus Siapkan Pemantauan Wanti-wanti Risiko Obesitas
Kapolres Kudus: Menu MBG Dicek Berlapis, dari Kondisi Fisik hingga Uji Zat Berbahaya
Masan Sebut Penyeragaman Menu MBG di Kudus Bakal Sulit: Selera Anak Beda-beda
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Data Penerima Manfaat Bermasalah, Tujuh SPPG di Kudus Kena Suspend Sementara

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:43 WIB

BGN Tegaskan Aturan MBG Libur Saat Sekolah Libur, Mitra SPPG Kudus: Sudah Jalan Lama

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Mitra SPPG Kudus Persoalkan Insentif Rp 2.000 per Porsi, Balik Modal Jadi Lebih Lama

Rabu, 30 September 2026 - 15:26 WIB

Bikin Geli, Siswa SDN 3 Bulungcangkring Santap MBG Ditemani Ribuan Lalat

Rabu, 16 September 2026 - 13:09 WIB

118 SPPG Kudus Berbenah, Pembangunan IPAL dan Tata Ruang Dapur Jadi Sorotan

Berita Terbaru