Jurnalpanutra.id, Kudus – Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di Desa Tanjungerejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus terus dilakukan penataan menggunakan sistem controlled landfill.
Hal tersebut sebagai tindak lanjut Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus atas teguran dari Menteri Lingkungan Hidup RI beberapa waktu lalu terkait kondisi TPA.
Diketahui, pada akhir Desember 2025, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq memberikan peringatan keras kepada Pemkab Kudus mengenai pengelolaan sampah. Kementerian LH memberikan waktu selama enam bulan bagi Pemkab Kudus untuk melakukan perbaikan signifikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PKPLH Kudus, Didik Tri Prasetya mengungkapkan, menggunakan sistem controlled landfill, sampah-sampah di TPA diratakan dan dipadatkan. Setelah itu, sampah ditutup menggunakan tanah secara bekala.
“Kami sudah lakukan penataan (TPA), menguruk dengan tanah uruk. Controlled landfill kita bergerak terus, kalau tidak hujan kita tetap jalan,” ujarnya saat dimintai keterangan pada Kamis (27/03/2026).
Di samping melakukan pengurukan, lanjut Didik, Dinas PKPLH Kudus juga mengurangi timbunan sampah di TPA Tanjungrejo menggunakan sistem Refuse Derived Fuel (RDF). Meski belum maksimal, Pemkab Kudus terus berupaya mengelola sampah yang setiap hari masuk ke TPA.
Di sisi lain, Didik memastikan bahwa kebersihan lingkungan Kabupaten Kudus terus dijaga oleh para petugas. Dalam momentum libur lebaran Idulfitri 1447H/2026M, petugas-petugas kebersihan selalu siaga membersihkan lingkungan.
Tidak hanya itu, Dinas PKPLH juga melakukan pemangkasan batang-batang pohon yang menutupi lampu penerangan jalan umum (LPJU) di sejumlah ruas jalan yang ramai kendaraan.
“Selama libur lebaran ini, tenaga kebersihan selalu standby dan selalu kami siagakan. Jangan sampai selama mudik, ada pohon yang tumbang atau ada pohon yang menutupi LPJU di wilayah Kudus,” ungkap Didik.
Dengan upaya-upaya yang telah dilakukan Dinas PKPLH tersebut, Didik berharap Kabupaten Kudus terus memiliki lingkungan yang bersih. Ia pun berpesan, seluruh masyarakat Kudus diharapkan ikut serta dalam menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang sehat. (J03/A01)










