oleh

Banyak Perusahaan Jadwalkan Ulang Donor Darah, Stok Darah Di PMI Kudus Menipis

Jurnalpantura.id, Kudus – Salah satu himbauan dari Pemerintah dalam pencegahan penyebaran Coronavirus disease 2019 (Covid-19) adalah dengan meliburkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama 14 hari dan tidak berkumpul di tempat keramaian.

Salah satu instansi yang terdampak dari kebijakan tersebut adalah Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah (PMI) Kabupaten Kudus.

Petugas Unit Donor Darah PMI Kabupaten Kudus sedang menscreening darah untuk kemudian menyimpan di bank darah (Foto:J02)

Ketua Unit Donor Darah Palang Merah Indoensia (UDD PMI) Kudus, dr. Arief Adi Saputro mengatakan, dengan adanya himbauan dan edaran, baik dari Pemprov maupun Pemkab. Beberapa pihak yang akan melakukan kegiatan donor darah terpaksa menunda kegiatan donor darah.

“Banyak mitra PMI baik dari perusahaan maupun komonitas yang menjadwal ulang kegiatan donor darah,” Kata dr Arief Adi Saputra kepada media di Kantor PMI Kabupaten Kudus. Rabu 18/03/2020.

Akibatnya, stok darah yang ada di PMI Kudus mulai menipis. Jika pada kondisi normal, dalam sebulan UDD PMI Kudus dapat mengumpulkan sekitar 1.500 kantong darah. Namun, hingga pertengahan bulan ini, pihaknya hanya mampu mengumpulkan sekitar 600 kantong darah.

Ketua Unit Donor Darah Palang Merah Indoensia (UDD PMI) Kudus, dr. Arief Adi Saputro (Foto:J02)

Menurutnya, masyarakat tidak perlu takut dan kuatir melakukan donor. Karena donor darah itu menyehatkan dan membantu menyelamatkan nyawa orang lain.

Ia juga menyarankan bagi instansi, perusahaan dan komunitas yang ingin melakukan kegiatan donor darah untuk dibuat dalam skala kecil dengan jumlah 10 orang hingga 20 orang.

Selain itu, masyarakat bisa juga langsung ke kantor UDD PMI di Jl Kudus Purwodadi.

“Jangan sampai karena corona, kita tidak mau donor. Padahal ada orang lain yang sangat membutuhkan darah kita” tuturnya. (J02/A01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

News Feed