150 Peserta Ramaikan Turnamen Catur Merdeka Cup, Paguyuban Masyarakat Madura Kudus Pererat Silaturahmi

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Paguyuban Pedagang Warung Madura, Asim, memantau jalannya Turnamen Catur Merdeka Cup di Aula Kecamatan Kota Kudus, Sabtu (2/8/2026). (Foto: JP)

Ketua Paguyuban Pedagang Warung Madura, Asim, memantau jalannya Turnamen Catur Merdeka Cup di Aula Kecamatan Kota Kudus, Sabtu (2/8/2026). (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus  – Sebanyak 150 peserta dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Merdeka Cup yang digelar Paguyuban Silaturahmi Nur Dzat Sejati Masyarakat Madura Kabupaten Kudus.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Kota Kudus, Ahad 02/08/2026, tidak hanya menjadi ajang adu strategi di atas papan catur, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan sosial dan memperkenalkan keberadaan paguyuban kepada masyarakat.

Ketua Paguyuban Pedagang Warung Madura sekaligus Ketua Paguyuban Silaturahmi Nur Dzat Sejati Masyarakat Madura Kabupaten Kudus, Asim, mengatakan turnamen tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Menurut Asim, antusiasme peserta cukup tinggi. Selain berasal dari Kabupaten Kudus, peserta juga datang dari sejumlah daerah lain seperti Pati, Rembang, hingga Semarang. Keikutsertaan peserta lintas daerah tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu menarik perhatian komunitas pecinta catur di wilayah Karesidenan Pati.

“Peserta yang ikut sekitar 150 orang. Ada dari Kudus sendiri, kemudian dari Pati, Rembang, bahkan Semarang juga ikut berpartisipasi,” ujar Asim.

Ia menjelaskan, Turnamen Catur Merdeka Cup mempertandingkan tiga kategori, yakni kategori umum non-master, kategori anggota organisasi kemasyarakatan (ormas), serta kategori junior tingkat SD dan SMP. Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp6 juta bagi para peserta yang berhasil meraih prestasi.

Asim menyebut, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat Madura di Kudus untuk membangun komunikasi dan kebersamaan dengan berbagai kelompok masyarakat lainnya.

Baca Juga :  UMK Wisuda 1.356 Mahasiswa, Rektor: Pendidikan Bukan Hanya Gelar di Dinding

“Tujuan utama kami memperkenalkan paguyuban kepada masyarakat. Jadi keberadaan paguyuban ini bukan hanya sebagai wadah internal, tetapi juga bisa memberikan manfaat dan menjalin hubungan baik dengan lingkungan sekitar,” jelasnya.

Ia menambahkan, Paguyuban Silaturahmi Nur Dzat Sejati saat ini memiliki sekitar 114 anggota yang tersebar di Kabupaten Kudus. Ke depan, pihaknya terus membuka ruang bagi warga Madura yang ingin bergabung dan bersama-sama membangun hubungan yang harmonis di wilayah Kudus.

Menurut Asim, keberadaan paguyuban juga menjadi wadah untuk menjaga kebersamaan sekaligus membantu warga Madura yang membutuhkan informasi maupun pendampingan. Ia berharap seluruh anggota dapat saling terbuka dan menjaga sikap positif di tengah masyarakat.

“Kami ingin dengan adanya paguyuban ini bisa menjadi tempat untuk berbuat kebaikan dan memberikan manfaat, baik bagi masyarakat Madura maupun masyarakat Kudus secara umum,” ungkapnya.

Selain memperkuat silaturahmi, Asim menegaskan paguyuban juga berupaya menjaga hubungan yang baik dengan pelaku usaha lokal. Salah satunya dengan mengatur keberadaan pedagang Warung Madura agar tidak terjadi persaingan usaha yang kurang sehat.

“Kami ingin semuanya berjalan seimbang. Karena itu, kami mengatur jarak antarpedagang agar tidak saling berbenturan dengan usaha lokal maupun sesama anggota,” katanya.

Melalui kegiatan seperti Turnamen Catur Merdeka Cup, Paguyuban Silaturahmi Nur Dzat Sejati berharap hubungan antara warga Madura dan masyarakat Kudus semakin erat.

Kegiatan sosial dan kebersamaan semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan sebagai bentuk kontribusi positif bagi daerah. (J02/A01)

Berita Terkait

RAPI Kudus Dikukuhkan, Siap Perkuat Komunikasi dan Tanggap Bencana
Bantu Warga di Tengah Ekonomi Sulit, Lindu Aji Kudus Bagikan 300 Paket Sembako
Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II
Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman
Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan
Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477
Kudus Fashion on the Street Meriah, Produk Fesyen Lokal Jadi Sorotan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:57 WIB

RAPI Kudus Dikukuhkan, Siap Perkuat Komunikasi dan Tanggap Bencana

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Bantu Warga di Tengah Ekonomi Sulit, Lindu Aji Kudus Bagikan 300 Paket Sembako

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman

Minggu, 27 September 2026 - 11:39 WIB

Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan

Berita Terbaru