Rakor SOP Pendakian Gunung Muria, BPBD Kudus: Mendaki Bukan Tentang Puncak, Namun Keselamatan dan Kelestarian Alam

- Jurnalis

Rabu, 2 Juli 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor penyusunan SOP Wisata Alam dan Pendakian di Aula BPBD Kudus (Foto:JP)

Rakor penyusunan SOP Wisata Alam dan Pendakian di Aula BPBD Kudus (Foto:JP)

Jurnalpantura.id, Kudus –
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus gelar Rapat Koordinasi Pembahasan Pengelolaan Taman Wisata Alam Pegunungan Muria, serta Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji mengungkapkan, dalam rapat kali ini digagas SOP untuk wisata alam maupun pendakian gunung.

Dimana pendakian gunung bukan hanya tentang mencapai puncak, tetapi juga tentang keselamatan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan.

“Kurangnya pemahaman, dapat meningkatkan risiko kecelakaan, kerusakan ekosistem, dan pengalaman negatif bagi pendaki. Maka diperlukan manajemen dan tata Kelola yang terpadu dan partisipatif,” kara Munaji dihadapan peserta, Rabu 02/07/2025.

Lanjut Munjai, wisata alam tersebut perlu sebuah strategi pengelolaan, mulai pendaftaran online maupun offline denga kuota harian maksimal pendaki. Kemudian adanya penetapan jalur resmi, dengan fasilitas papan petunjuk dan tempat istirahat. Sebelum mendaki, adanya edukasi lingkungan dan safety briefing.

“Selanjutnya pengawasan kondisi jalur, data pendaki dan insiden. Serta pengelolaan sampah dan konservasi. Pendaki wajib membawa turun sampah,” tegasnya.

Soal dana operasional, bersumber dari retribusi pendakian, Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan, hibah pemerintah dan NGO serta kontribusi masyarakat.

Pihaknya pun mengimbau kepada pengelola, agar mengarahkan pendaki untuk mengiri data diri. Termasuk mencatatkan nomor darurat. Skrening pendali pemula atau di bawha umur, pemberian informasi jalur pendakian.

Baca Juga :  Perkokoh Sinergitas, Kapolres Demak Silaturahmi ke Kodim

“Pengelola juga wajib memberi informasi jalur dan Ketika dalam kondisi darurat,” tandasnya.

Sedang untuk SOP pendakian, Munaji mengimbau kepada pendaki harus memperhatikan mitigasi risiko dengan pendekatan berlapis. Meliputi keselamatan, inklusivitas, dan kelestarian alam. Selain itu, soal kesiapan fisik, mental, dan logistik, dipastikan kondisi prima dan perbekalan cukup.

Perlu juga memiliki alat bantu memadai dan dalam kondisi baik. Tidak cukup itu, perlunya pendamping terlatih yang memiliki keterampilan khusus dalam mendukung pendaki disabilitas. Serta menerapkan prinsip patsal keselamatan, yakni saling menunggu, membantu, berinteraksi, dan berbagi.

“Saat pulang dilakukan pengecekan, guna memastikan tidak ada barang maupun sampah yang tertinggal. Jika perlu, adanya diskusi pengalaman, kendala dan saran untuk pendakian berikutnya. Serta dokumentasi untuk pembelajaran ke depan,” pungkasnya.

Rakor penyusunan SOP di Aula BPBD Kudus dihadiri perwakilan dari Kodim 0722/Kudus, Polres Kudus, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pati, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau BASARNAS, relawan kemanusiaan dan sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemkab Kudus. (J02/A01)

Berita Terkait

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II
Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman
Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan
Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477
Kudus Fashion on the Street Meriah, Produk Fesyen Lokal Jadi Sorotan
Musthofa Ingatkan Generasi Muda: Pancasila Bukan Sekadar Hafalan
Sabtu Besok, CFN dan Karnaval Budaya Hari Jadi Kudus Bakal Padati Kawasan Simpang Tujuh
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman

Minggu, 27 September 2026 - 11:39 WIB

Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:58 WIB

Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Senin, 21 September 2026 - 16:12 WIB

680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477

Berita Terbaru