Jurnalpantura.id, Kudus – Guru PPPK di Kabupaten Kudus rela menempuh jarak sejauh 50 kilometer demi mengajar di sekolah yang berada di Dukuh Waringin, Kecamatan Dawe, Kudus. Dia adalah Panti, guru PAI di SMP 3 Dawe.
Panti, yang saat tinggal di Desa Kuthuk, Kecamatan Undaan, Kudus harus bangun pukul 02.00 WIB agar tidak terlambat mengajar. Ini mengingat, lokasi rumahnya yang berada di ujung Selatan, sedangkan sekolah Ia mengajar berlokasi di ujung Utara Kudus.
Ia rela menempuh perjalanan sampai 50 kilometer tiap hari itu, karena selain dia mengasuh anak-anaknya yang masih kecil, juga mengurus orang tuanya. Terlebih, orangtuanya saat ini dalam kondisi sudah tua dan rentan sakit.
“Jadi, saya tidak mungkin kos atau nyewa rumah,” ungkapnya.
Dengan begitu, ia tiap harus bangun pukul 02.00 untuk menjalankan rutinitas sebagai ibu, seperti menyiapkan sarapan hingga keperluan anak sekolah. Sebab, Panti adalah seorang single parent.
“Pukul 05.00 harus sudah beres semua. Saya berangkat dari rumah pukul 05.15. Anak-anak saya karena sekolahnya dekat rumah, mereka berangkat naik sepeda. Itupun berangkatnya pukul 06.00,” ucapnya.
Awal-awal menjadi guru di SMP 3 Dawe dia merasa berat. Terutama jika pulang dan kondisi cuaca sangat panas. Bisa membuat kondisi tubuhnya drop.
Dia sudah lima kali menabrak orang di jalan, karena kondisinya sedang Lelah, sehingga tidak fokus. Beruntung tidak sampai berususan besar, karena ia selalu mengakui kalau ia yang salah.
Terutama pada 2023 lalu. Saat itu, dia ikut pendidikan profesi guru (PPG) yang sangat menguras tenaga dan pikiran. Konsentrasinya terpecah-pecah, antara mengajar, kuliah, mengurus rumah, dan lainnya.
”Saya sampai drop dan opnam tiga kali. Alhammdulillah, tahun ini hasilnya tercapai. Bisa sertifikasi, sehingga bisa saya menikmati,” ungkapnya.
Soal menjadi guru, sudah dijalani Panti sejak 2005. Dari tahun itu hingga 2019 dia menjadi guru honorer di SD 3 Glagahwaru dan SMP Satu Atap (Satap) di Desa Wonosoco, Undaan.
Kemudian, pada 2021 ada rekrutmen tenaga guru sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Ia pun mendaftar dan lolos formasi guru PAI di SMP 3 Dawe. (J05/A01)










