Jurnalpantura.id, Kudus – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Abdullah Latif berhasil menciptakan aplikasi prediksi peminjaman syariah berbasis web.
Website prediksi peminjaman syariah ini merupakan aplikasi yang mampu memberikan kemudahan bagi calon nasabah yang hendak melakukan pembiayaan syariah.
Misalnya, jika masyarakat hendak meminjam uang, ia dapat mengecek terlebih dahulu melalui aplikasi tersebut. Calon nasabah akan mengetahui perkiraan apakah ia layak mendapatkan acc/according atau tidak.
Secara tidak langsung, masyarakat mendapatkan kemudahan sebelum mereka betul-betul ke bank.
Atas karya tersebut, Mahasiswa Program Studi S1 Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Kudus Angkatan 2022 ini, berhasil meraih penghargaan sebagai juara dua tingkat nasional pada ajang Orbit Habibie Techfest 2022.
Judul yang ia angkat ialah Implementasi Credit Syari’ah Menggunakan Algoritma Random Forest untuk Memprediksi Peminjaman pada Salah Satu Perusahaan Credit Syariah di Indonesia.
Latif, sapaan akrabnya, mengaku senang bisa menciptakan aplikasi yang nantinya dapat memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat. Karya tersebut diakuinya tak lepas dari dukungan dan bimbingan dari kampus kususnya kaprodi.
“Bersyukur web ini nantinya mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya yang membutuhkan modal usaha, tanpa reot-repot pergi ke bank terlebih dahulu,” katanya.
Menurutnya, keunggulan dari aplikasi ini terletak pada fitur jelajah yang bisa membantu masyarakat sebagai nasabah yang membutuhkan bantuan modal.
“Begitu juga sebaliknya, pihak bank juga mendapatkan kemudahan pada aspek croschek dan efisiensi waktu,” tambahnya.
Yunus Mustakim, selaku Kaprodi S1 Prodi Ekonomi Syariah UMKU yang juga menjadi pembimbing mengungkapkan apreasiasi atas prestasi mahasiswanya.
“Ini merupakan kebanggan yang luar biasa, memberikan motivasi kepada adek kelas dan mahasiswa lainnya, generasj muda memang wajib berkreasi, menangkap peluang isu-isu keuangan syariah di era revolusi 4.0 menuju 5.0,” ujarnya. (J05/A01)










