47 Sekolah Rusak di Kudus Belum Direhab, Komisi D: Yang Penting Pertengahan Desember Selesai

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi D DPRD Kudus, Mardijanto. (Foto: J05)

Ketua Komisi D DPRD Kudus, Mardijanto. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Proyek perbaikan 47 sekolah rusak di Kabupaten Kudus yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai sekitar Rp13 miliar hingga pertengahan Agustus 2026 belum memasuki tahap pengerjaan fisik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho membenarkan bahwa pekerjaan fisik rehab sekolah belum dimulai. Namun, ia belum menjelaskan secara rinci penyebab proyek tersebut belum berjalan hingga saat ini.

“Rehab belum (dilaksanakan pengerjaan fisik),” ujar Anggun saat dikonfirmasi, Kamis, 13/8/2026.

Padahal, program tersebut telah dialokasikan untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan di 47 sekolah yang terdiri dari 40 Sekolah Dasar (SD) dan 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Perbaikan mencakup sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan.

Sebelumnya, Anggun menyebut kenaikan harga material bangunan menjadi salah satu faktor yang membuat pelaksanaan proyek rehab sekolah mengalami keterlambatan. Meski demikian, Disdikpora Kudus memastikan pekerjaan tetap ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026.

Besaran anggaran untuk setiap sekolah berbeda-beda. Secara umum, anggaran rehab berada di kisaran Rp200 juta hingga Rp400 juta untuk pekerjaan jamban maupun ruang kelas. Selain itu, terdapat sejumlah pekerjaan perbaikan toilet dengan nilai anggaran di bawah Rp100 juta.

Baca Juga :  Peringati Hardiknas, UMKU Dipercaya Pemkab Jepara Memberikan Beasiswa Kartu Sarjana

“Ada yang kecil di bawahnya Rp100 juta untuk perbaikan toilet tapi tidak banyak. Rata-rata proyek perbaikan di 2026 ini ada jamban dan ruang kelas,” jelas Anggun.

Ia menambahkan, perbaikan fasilitas pendidikan akan terus dilakukan secara bertahap karena jumlah sekolah yang membutuhkan penanganan masih ditemukan setiap tahun.

Namun, keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala sehingga seluruh sekolah rusak belum dapat diperbaiki secara bersamaan.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kudus, Mardijanto mengatakan keterlambatan pelaksanaan fisik proyek rehab sekolah tidak perlu menjadi persoalan selama pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditentukan.

Mardijanto menyebut proyek rehab sekolah yang dibiayai APBD tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan pada pekan depan. Ia menegaskan penyelesaian pekerjaan menjadi hal utama agar perbaikan fasilitas pendidikan dapat segera dimanfaatkan.

“Yang (perbaikan sekolah rusak) dari APBD, minggu depan mulai. Yang penting sesuai harapan pertengahan Desember selesai semua,” ujar Mardijanto. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru