1.250 Pengajuan Akun SPMB SMP di Kudus Ditolak, Ini Penyebabnya

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses Verifikasi Berkas pada SMPB di SMP 1 Jati, Kudus. (Foto: J05)

Proses Verifikasi Berkas pada SMPB di SMP 1 Jati, Kudus. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Sebanyak 1.250 pengajuan akun dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Tahun Ajaran 2025/2026 ditolak pada hari ketiga proses verifikasi, Jumat, 13 Juni 2025, di Kabupaten Kudus.

Penolakan terjadi akibat sejumlah kesalahan teknis dan administrasi dari pihak calon peserta didik.

Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho, mengungkapkan bahwa dari total 4.999 pengajuan akun yang tercatat hingga Jumat, sebanyak 2.391 akun telah lolos tahap verifikasi dan validasi berkas.

“Sisanya, sebanyak 1.358 akun masih belum verifikasi berkas per hari ini,” jelas Anggun.

Anggun menjelaskan, beberapa faktor utama penolakan akun berasal dari kesalahan dalam mengunggah berkas yang tidak sesuai tempat, serta ketidaksesuaian data pada Surat Keterangan Lulus (SKL) yang diajukan.

Menurutnya, proses pengajuan akun ini merupakan tahap awal dari seluruh rangkaian SPMB. Setelah diverifikasi dan divalidasi oleh sekolah, barulah akun dapat diaktivasi untuk digunakan mendaftar ke sekolah tujuan.

Masalah serupa juga ditemukan di SMP 1 Jati. Kepala sekolah, Sumaryatun, menyebutkan bahwa banyak pengajuan akun ditolak karena nilai SKL tidak sinkron dengan nilai raport.

“Sekolah asal calon siswa keliru menghitung nilai IPAS, hanya mengambil nilai pengetahuan saja, padahal harusnya juga nilai keterampilan dimasukkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Susu Milklife Gelar Vaksinasi, 57 Ribu Anak Usia 6-11 Tahun di Rembang Ikuti Vaksinasi

Tak hanya soal nilai, menurut Sumaryatun, ketidaksesuaian titik koordinat yang diinput peserta dengan alamat pada SKL juga menjadi alasan penolakan.

Beberapa calon siswa bahkan salah mengunggah dokumen, seperti menaruh SKL di kolom dokumen KTP atau SPTJM, yang otomatis membuat sistem menolak berkas tersebut.

Hal serupa juga terjadi di SMP 1 Kudus. Panitia pelaksana SPMB, Eko Purnomo, mengungkapkan bahwa banyak pengajuan akun ditolak karena dokumen Kartu Keluarga (KK) yang diunggah belum memenuhi syarat masa berlaku minimal satu tahun.

Selain itu, perbedaan nilai antara SKL dan raport serta ketidaksesuaian titik koordinat juga menjadi penyebab umum.

“Sejauh ini, yang paling banyak ditemukan itu. Untuk yang kesalahan dalam SKL, karena tidak sesuai kami minta pulang dulu, nanti mengajukan akun lagi,” tambahnya.

Sebagai informasi, jadwal pengajuan akun dan verifikasi berkas SPMB di Kudus berlangsung dari 10 hingga 21 Juni 2025. Aktivasi akun dijadwalkan pada 16–21 Juni, pendaftaran sekolah pada 23–27 Juni, dan pengumuman hasil penerimaan pada 28 Juni 2025. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 346 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru