World Physio Day, Puluhan Fisioterapi di Kudus Terjun ke CFD, Beri Terapi Nyeri Pinggang Gratis

- Jurnalis

Minggu, 8 September 2024 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan World Physio Day atau Hari Fisioterapi Sedunia di Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

Peringatan World Physio Day atau Hari Fisioterapi Sedunia di Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Ikatan Fisioterapi Indonesia Cabang Kudus menggelar bakti sosial di kawasan car free day (CFD) Alun-alun Simpang Tujuh dalam rangka memperingati World Physio Day atau Hari Fisioterapi Sedunia, Minggu, 8/09/2024.

Sesuai dengan tema tahun ini, bakti sosial dalam rangka World Physio Day yang jatuh pada tanggal 8 September ini, lebih dikhususkan untuk melakukan screening, treatment dan edukasi gratis kepada masyarakat di kawasan CFD.

Ketua Ikatan Fisioterapi Indonesia cabang Kudus, Laode Abduroham mengungkapkan, kegiatan bakti sosial ini serentak dilaksanakan se Indonesia melalui cabang-cabang ikatan Fisioterapi Indonesia di masing-masing daerah.

“Kami di Kudus memilih melaksanakan saat CFD dengan sasaran pengunjung yang memiliki keluhan nyeri pinggang bawah,” katanya.

Tercatat ada 54 pengunjung yang mampir untuk konsultasi terkait permasalahan nyeri di bagian pinggang bawah yang dialami. Tak hanya berkonsultasi, puluhan masyarakat lintas usia tersebut juga diterapi gratis.

Baca Juga :  Aksi Bergizi Digeber, Puskesmas Jati Temukan Puluhan Kasus Anemia Jangkit Anak SMP di Kudus

“Ada lebih dari 40 fisioterapis dari berbagai rumah sakit dan klinik yang ada di Kabupaten Kudus turut serta dalam kegiatan ini,” tambahnya.

Dengan adanya baksos ini diharapkan masyarakat Kudus bisa  mendapat edukasi tentang nyeri pinggang bawah dan sekaligus mengenalkan tentang fisioterapi.

“Selain itu harapan kami juga fisioterapi bisa menjadi sarana agar bisa bergerak, bermanfaat dan bermartabat sesuai semboyan ikatan fisioterapi Indonesia,” ungkapnya.

Salah satu pengunjung CFD, Arini mengatakan sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Dirinya yang mengaku mendapatkan informasi yang bermanfaat terkait treatment nyeri pinggangnya.

“Tadi pas lagi jalan-jalan saya mampir, konsultasi dan alhamdulilah juga diterapi gratis. Insyaallah tips-tipsnya akan saya laksanakan di rumah,” ujarnya. (J05/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 178 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru