Teater Keset Pentaskan Lakon Berbahasa Jawa “Kentongane” di Auditorium UMK

- Jurnalis

Kamis, 11 Agustus 2022 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pentas teater keset kudus saat mengangkat lakon

Pentas teater keset kudus saat mengangkat lakon "Sebrang Mbalangan" beberapa waktu lalu (Foto:Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Cerita lakon tiga babak dengan dialeg berbahasa Jawa, akan ditampilkan Keluarga Teater Kudus (Keset) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Teater berjudul ’Kenthongane’ Karya Cipo NH itu, akan dipentaskan di auditorium Universitas Muria Kudus (UMK) pada Kamis 11/08/2022 pukul 19.00 WIB.

Cerita diawali dari sebuah pos kampling yang mana para pemuda kampung sedang latihan musik thong-thek untuk mewakili desanya mengikuti lomba pos kampling.

Dasarnya anak muda, mereka bermain musik semau-maunya dan membuat tetangga mereka mbok Kanah yang baru pulang berbelanja dari pasar untuk kebutuhan warungnya marah-marah. Kemarahan mbok Kanah ini sebenarnya lebih dipicu karena harga-harga di pasar semuanya naik.

Pertikaian kecil antar mereka pun terjadi. Beruntung ada Siwuk yang melerai pertikaian kecil yang lucu dengan cara yang lucu juga.

Konflik-konflik “receh” khas antar warga kampung terus terjadi. Seperti rebutan siapa yang harus membayar kopi, perdebatan tentang harga sembako di pasar, hingga konflik dan perdebatan kecil tentang politik, diantara mereka.

Sutrada pemantasan, Cipo NH menuturkan, cerita Kenthongan ini dibangun dari konflik-konflik khas warga kampung yang dibalut dengan keluguan, kekonyolan, dan kelucuan khas warga kampung. Tak heran jika sepanjang pertunjukan akan banyak adegan-edegan yang mengundang gelak tawa.

Baca Juga :  Giliran Warga Miskin Kecamatan Bulakamba Diberi Kail Baznas

”Termasuk warga bernama De Miskan yang berprofesi sebagai tukang tambal ban yang selalu melibatkan diri dalam hampir semua kejadian dan obrolan meski dia tidak paham betul tentang hal tersebut. Pokoknya, asal nimbrung saja,” ungkapnya.

Walaupun begitu, akan ada nilai-nilai moral yang tetap disampaikan. Semisal tentang sebab-akibat yang harus ditanggung seseorang ketika melanggar undang-undang.

Ketua teater Keset, Zaki Zamani, merupakan kerja sama antara Keluarga Teater Kudus dan Teater Obeng fakultas tehnik UMK, dan FK Metra Kudus sehingga pentas teater berbentuk realis dan sampakan ini terselenggara.

Dia berharap, teater sebagai sebuah seni pertunjukan selain sebagai tontonan juga membawa tuntunan.

Dan jika ingin melepas bebas hidup sejenak dan tertawa lepas sekaligus melihat realitas masyarakat dari sudut pandang lain jangan lewatkan pementasan ini. Selamat menyaksikan. (J02/A01)

Berita Terkait

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II
Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman
Dari Sentilan Orba hingga Harapan Hari Esok, Teater Qi Pentaskan “Bangun Pagi Bahagia” di Kudus
Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan
Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477
Kudus Fashion on the Street Meriah, Produk Fesyen Lokal Jadi Sorotan
Musthofa Ingatkan Generasi Muda: Pancasila Bukan Sekadar Hafalan
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman

Rabu, 30 September 2026 - 12:19 WIB

Dari Sentilan Orba hingga Harapan Hari Esok, Teater Qi Pentaskan “Bangun Pagi Bahagia” di Kudus

Minggu, 27 September 2026 - 11:39 WIB

Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:58 WIB

Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Berita Terbaru