Tanpa Drama Skripsian, 13 Mahasiswa FEB UMK Sandang Gelar Sarjana Lewat Prestasi

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FEB UMK luluskan 13 Mahasiswa tanpa skripsi. (Foto: Istimewa)

FEB UMK luluskan 13 Mahasiswa tanpa skripsi. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muria Kudus (FEB UMK) menggelar Pelepasan Calon Wisudawan Periode April 2026 pada Selasa, 14/4/2026, di Hotel Griptha Kudus.

Sebanyak 254 calon wisudawan dan wisudawati mengikuti kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, orang tua, mitra perusahaan serta para calon wisudawan.

Momentum ini menjadi penanda berakhirnya masa studi sekaligus awal langkah baru para lulusan dalam menapaki dunia profesional.

Dekan FEB UMK, Kertati Sumekar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh calon wisudawan atas keberhasilan mereka menyelesaikan studi.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta dukungan doa dari keluarga.

“Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga bagi keluarga dan institusi. Kami berharap para lulusan mampu menjadi pribadi yang unggul serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada periode ini, FEB UMK mencatat capaian istimewa dengan 13 mahasiswa yang lulus tanpa melalui jalur skripsi konvensional, yang terdiri dari 11 mahasiswa Program Studi Manajemen dan 2 mahasiswa Program Studi Akuntansi.

Kelulusan ini diperoleh melalui jalur prestasi akademik dan non-akademik, seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan skema PKM-K (Kewirausahaan) dan PKM-R (Riset), keberhasilan lolos pendanaan hingga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

Serta capaian juara dalam lomba Business Plan Competition, Marketing Competition, dan ajang kewirausahaan tingkat nasional lainnya.

Hal ini mencerminkan inovasi dalam sistem pembelajaran yang semakin adaptif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Baca Juga :  PPDB Hari Kedua di SMP 1 Kudus, Pendaftar Jalur Zonasi Terjauh Berjarak 2 Kilometer

Prestasi membanggakan juga ditorehkan oleh salah satu lulusan, Muhammad Arif Abidin, yang menekuni hasil penelitian Wirausaha Merdeka tentang budidaya Lele Premium Borneo yang sekarang berhasil menembus pasar internasional melalui ekspor hingga ke Sarawak, Malaysia, dan tengah disiapkan untuk ekspansi luar negeri yang lebih luas.

Arif menyampaikan bahwa pengalaman selama kuliah menjadi bekal penting dalam mengembangkan usahanya.

“Program Wirausaha Merdeka dan pembelajaran manajemen pemasaran di UMK sangat membantu saya dalam mengembangkan usaha hingga bisa menembus pasar ekspor. Kuncinya adalah berani mencoba dan mengimplementasikan ilmu secara nyata,” ujarnya singkat.

Dekan FEB UMK turut menyampaikan terima kasih kepada para orang tua dan wali atas dukungan yang telah diberikan selama proses pendidikan. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak terlepas dari peran penting keluarga sebagai fondasi utama.

Selain itu, disampaikan pula bahwa Program Studi Manajemen Universitas Muria Kudus telah meraih Akreditasi Unggul, sementara Program Studi Akuntansi saat ini tengah berproses menuju akreditasi unggul.

Melalui kegiatan ini, FEB UMK berharap para lulusan mampu terus berkarya, berinovasi, serta menjaga nama baik almamater di tengah masyarakat.

Dengan penuh optimisme, para calon sarjana dilepas untuk melangkah ke dunia profesional dan pengabdian, membawa ilmu serta pengalaman yang telah diperoleh untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi bangsa dan negara. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:01 WIB

148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru