Jurnalpantura.id, Kudus – Tim Lawet FC (Loram Wetan) berhasil mengamankan posisinya di peringkat tiga besar klasemen sementara Divisi 1 Sukun U23 League 2024.
Mereka kini bersaing ketat dengan dua tim teratas, PS Klumpit (Klumpit) dan PSB (Bacin). Keberhasilan Lawet FC semakin menegaskan ambisi mereka dalam kompetisi musim ini.
Dalam pertandingan lanjutan, Minggu sore, 8/08/2024, Lawet FC tampil dominan saat menghadapi tuan rumah Parkid FC di lapangan Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kudus.
Lawet FC sukses menumbangkan Parkid FC dengan skor telak 4-1.
Sedang kekalahan Parkid FC sore tadi membuat mereka terjerembab di peringkat kesembilan dari total 12 tim peserta Divisi 1 Sukun U23 League.
Mereka kini berada dalam posisi rawan, yaitu urutan keempat dari dasar klasemen, dan berpotensi terdegradasi mengingat tiga tim terbawah akan turun ke Divisi 2 Sukun U17 League.
Pada pertandingan pekan keenam belas ini, Lawet FC langsung menggebrak sejak menit awal. Andika F mencetak hattrick pada menit ke-21, 30, dan 38.
M Regzi menambah keunggulan pada menit ke-79, sebelum Parkid FC memperkecil ketertinggalan melalui gol bunuh diri dari pemain Lawet FC, Yudha Dwi, pada menit ke-56.
Pelatih Lawet FC Nur Setiawan menyampaikan rasa syukurnya karena timnya mampu meraih angka penuh di kandang lawan.
Terkait gol bunuh diri ke gawang Lawet FC, ia mengakui kalau itu murni kesalahan pemain belakang karena terjadinya miss-komunikasi dengan rekan lainnya.
“Keberhasilan ini berkat kekompakan pemain dan koordinasi antarlini yang baik,” ujarnya.
Namun begitu, ia tetap melihat masih adanya beberapa kelemahan yang harus dibenahi untuk menyongsong pertandingan berikutnya.
“Untuk mengejar peluang menjadi juara kompetisi musim ini cukup berat, namun tetap kami upayakan,” katanya.
Syaratnya, anak- anak harus bermain maksimal agar bisa menyapu bersih seluruh pertandingan.
“Itupun, untuk menjadi juara masih tergantung hasil pertandingan dua tim lain yang kini berada di puncak dan urutan kedua klasemen,” ungkapnya.
Sementara pelatih Parkid FC Sandi Ardila mengaku puas dengan permainan anak asuhnya, meski mereka tampil kurang maksimal.
Terutama dalam usahanya mengeksekusi bola ke gawang Lawet FC selalu mengalami kegagalan.
“Lawan bermain cukup bagus, sedang kami punya banyak kendala, antara lain anak- anak kurang disiplin dan minimnya pemain sehingga kami sulit mengatur strategi di lapangan,” terangnya.
Evaluasi untuk pembenahan tim akan terus dilakukan, di antaranya meningkatkan latihan agar penampilan ke depan menjadi lebih baik.
Dia berkomitmen untuk meningkatkan latihan dan performa tim untuk menghindari ancaman degradasi di sisa kompetisi.
Di pertandingan lain, Persigala FC (Kaliwungu) berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persilo Loram Kulon (Jati) berkat gol tunggal Ibnu Soim pada menit ke-35. (J05/A01)











