oleh

SMKN 1 Jepon Gratiskan Siswa Miskin Tinggal di Asrama

Jurnalpantura.id, Blora – SMK Negeri 1 Jepon mulai tahun pelajaran 2020 – 2021 akan menyelenggarakan pendidikan gratis bagi siswa tidak mampu dengan skema sekolah negeri semi boarding.

Kepala SMK Negeri 1 Jepon Blora, Miftahul Ulum, S.Pd,M.Pd mengatakan, kebijakan Gubenur Jateng Ganjar Pranowo membangun Asrama di 15 SMK Negeri di Jawa Tengah termasuk SMK Negeri 1 Jepon adalah untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran melalui pendidikan.

“SMK negeri semi boarding merupakan sekolah yang pembiayaan operasionalnya oleh pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara penuh. Program unggulan sekolah biaya pemerintah khusus untuk siswa miskin ini sebagaimana tercantum dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2019 tentang RPJMD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 — 2023,” kata Miftahul Ulum saat menyampaikan sosialisasi program kerja dan laporan penggunaan anggaran BOS, BOP dan dana Komite Tahun 2019-2020 di laboratorium Teknik Pengelasan SMK Negeri 1 Jepon, Jum’at 13/03/2020.

Miftahul Ulum menambahkan, SMK Negeri 1 Jepon mendapatkan dua blok asrama dengan penerimaan penghuni asrama untuk tahun pertama minimal 30 siswa/sekolah. Kemudian bertahap menjadi 100 siswa, dengan kriteria penghuni asrama, kategori siswa miskin, jarak tempuh antara tempat tinggal dengan sekolah cukup jauh dan diutamakan yang memiliki prestasi.

“Saat ini sedang di lakukan proses lelang pembangunan fisik asrama. Melalui forum ini kami sampaikan marilah kita manfaatkan program yang luar biasa ini. Kami segenap guru dan tenaga kependidikan SMK Negeri 1 Jepon siap mendidik dan melatih anak – anak untuk masa depan mereka yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komite SMK Negeri 1 Jepon, Nugroho Adi Santoso menyatakan bahwa
Surat Edaran (SE) No 420/2020 tertanggal 2 Januari 2020 tentang SPP Gratis untuk SMK/SMA dan SLB Negeri dan ditetapkannya SMK Negeri 1 Jepon sebagai SMK negeri semi boarding merupakan berkah bagi masyarakat Blora.

“Kabar ini merupakan berkah bagi masyarakat Blora. Kesempatan untuk meraih pendidikan gratis, tinggal di asrama dan dibiayai pemerintah ada di depan mata. Kita semua berharap anak – anak yang tinggal di asrama memiliki kelebihan attitude dan ketrampilan di bandingkan yang tidak tinggal di asrama,” ujar Nugroho. (J19/A01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

News Feed