Sinergi Wujudkan Desa Tangguh Bencana di Kudus, Forum Komunikasi Destana Dibentuk

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kegiatan Sosialisasi, Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana yang berlangsung di Resto Ulamsari Kudus pada Selasa (21/1/2025).(ist./JP)

Foto: Kegiatan Sosialisasi, Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana yang berlangsung di Resto Ulamsari Kudus pada Selasa (21/1/2025).(ist./JP)

Jurnalpantura.id, Kudus –  Dalam upaya memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus menginisiasi pembentukan Forum Komunikasi Desa Tangguh Bencana (Destana).

Forum ini diperkenalkan dalam kegiatan Sosialisasi, Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana yang berlangsung di Resto Ulamsari Kudus pada Selasa (21/1/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh puluhan perwakilan Destana yang berasal dari berbagai desa di Kudus. Kepala BPBD Kudus Mundir, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa forum komunikasi ini bertujuan menciptakan koordinasi yang lebih baik antara desa-desa dalam menghadapi bencana.

“Forum Komunikasi Destana menjadi jembatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan dalam penanggulangan bencana. Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi objek bantuan, tetapi juga subjek yang aktif dalam menyelamatkan diri dan membantu sesama,” ujar Sri Wahyuni.

Baca Juga :  Pemkab Kudus Gelar Latihan Gabungan Relawan Destana, Antisipasi Bencana di Musim Hujan

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi melalui pendekatan pentahelix, yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media.

Forum ini akan bekerja sama dengan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam mengurangi dampak bencana.

Jumlah Destana di Kudus terus bertambah setiap tahun. “Pada 2023, terdapat 35 Destana di Kudus. Tahun 2024, jumlah ini meningkat menjadi 70 desa dan 5 kelurahan, atau 57 persen dari total 132 desa dan kelurahan. Kami berharap seluruh wilayah Kudus dapat menjadi Destana di masa depan,” jelas Sri Wahyuni.

Melalui forum komunikasi ini, BPBD Kudus berharap masyarakat dapat lebih tanggap dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana, sehingga keselamatan warga dan keberlanjutan hidup di wilayah Kudus dapat terjaga dengan lebih baik.  (J06/A01)

Berita Terkait

Cegah Kebakaran, Tujuh Plang Larangan Menyalakan Api Dipasang di Jalur Gunung Muria
Banjir Belum Surut, Bhayangkari Kudus Beri Dukungan Logistik dan Pemulihan Psikologis
Jaga Kesehatan Fisik dan Mental Pengungsi, Bupati Kudus Hadirkan Terapi Relaksasi
Kudus Masih Berlakukan Status Darurat Bencana, Diperpanjang Hingga 26 Januari 2026
Jembatan Santri Sunggingan Kudus Ambles, Lurah Pastikan Masih Aman Dilalui
Imbas Banjir di Kudus, Ada 11 Titik Pengungsian dan 14 Dapur Umum Dibuka
Wabup Kudus Serahkan Bantuan dan Cek Kesehatan Pengungsi di Desa Gulang dan Payaman
Peduli Bencana, Pura Group Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir Kudus
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Cegah Kebakaran, Tujuh Plang Larangan Menyalakan Api Dipasang di Jalur Gunung Muria

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:45 WIB

Banjir Belum Surut, Bhayangkari Kudus Beri Dukungan Logistik dan Pemulihan Psikologis

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:07 WIB

Jaga Kesehatan Fisik dan Mental Pengungsi, Bupati Kudus Hadirkan Terapi Relaksasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:38 WIB

Kudus Masih Berlakukan Status Darurat Bencana, Diperpanjang Hingga 26 Januari 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 23:59 WIB

Jembatan Santri Sunggingan Kudus Ambles, Lurah Pastikan Masih Aman Dilalui

Berita Terbaru