Seratus Paket Sembako Dibagikan Polres Kudus Pada Tukang Becak Dan Ojek

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2020 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi membagikan sembako kepada tukang becak yang mangkal di Terminal Wisata Bakalan Krapyak (Foto:J02)

Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi membagikan sembako kepada tukang becak yang mangkal di Terminal Wisata Bakalan Krapyak (Foto:J02)

Jurnalpantura.id, Kudus – Puluhan tukang becak dan ojek yang biasa mangkal di Terminal Wisata Bakalan Krapyak bersyukur menerima bantuan sembako dari Polres Kudus.

Bantuan di serahkan langsung oleh Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi kepada tukang becak dan ojek pangkalan yang tiap hari mengais rejeki di Terminal Wisata Bakalan Krapyak, Kaliwungu, Kudus. Rabu 15/04/2020.

Kepada media, Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi Menyampaikan kegiatan ini akan dijadikan agenda rutin setiap pekan.

“Dengan bantuan pihaknya berharap bisa membantu meringankan beban para tukang ojek dan tukang becak Bakalankrapyak yang merasakan imbas pandemi Covid-19,” Kata Kapolres kudus AKBP Catur Gatot Efendi di Terminal Wisata Bakalan Krapyak, Rabu 15/04/2020.

Kepada tukang becak dan tukang ojek Bakalankrapyak, Catur berpesan agar mereka bisa mentaati imbauan social distancing dan physical distancing di tengah pandemi corona. Dengan menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat, mengkonsumsi makanan bergizi dan rajin cuci tangan.

Baca Juga :  Pemkab Kudus Ajukan 10 Ranperda ke DPRD Kudus

“Kami mohon kesadaran dan kerjasama dari semuanya. Agar corona bisa segera berlalu,” tutupnya.

Jamaah, salah satu tukang becak di Terminal Wisata Bakalan Krapyak, hanya bisa mengucap terimakasih atas bantuan sembako yang diberikan Polres Kudus.

“Terimakasih, bantuan seperti ini memang kami nantikan,” Ujarnya kepada media.

Diakuinya, sejak adanya surat edaran penutupan objek wisata dan terminal wisata di Kudus pada 15/03/2020 lalu. Sumber perekonomiannya jadi paceklik. Berbagai pekerjaan serabutan, dia lakukan agar dapur rumahnya terus mengepul.

“Sebagai orang kecil bisa apa, kami hanya bisa memgikuti peraturan,”

Padahal biasanya, jelang Ramadan seperti ini puluhan ribu peziarah datangi Makam Sunan Kudus setiap harinya. Uang Rp. 100 ribu sampai Rp. 150 ribu bisa dia dapatkan dalam seharinya. (J02/A01)

Berita Terkait

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II
Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman
Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan
Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477
Kudus Fashion on the Street Meriah, Produk Fesyen Lokal Jadi Sorotan
Musthofa Ingatkan Generasi Muda: Pancasila Bukan Sekadar Hafalan
Bukannya Jaga Kampung, 6 Warga Jati Kudus Ini Malah Asyik Main Judi Dadu Digital di Pos Kamling
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman

Minggu, 27 September 2026 - 11:39 WIB

Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:58 WIB

Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Senin, 21 September 2026 - 16:12 WIB

680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477

Berita Terbaru