Jurnalpantura.id, Kudus – Gairah sepak bola putri di Kabupaten Kudus terus menunjukkan perkembangan positif.
Hal itu ditandai dengan bergulirnya Turnamen Kang Sandung Cup 5 Tahun 2026 yang melibatkan enam tim, terdiri dari klub-klub lokal Kudus dan peserta dari luar daerah. Kompetisi tersebut resmi dibuka di Lapangan Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Ahad 19/07/2026.
Turnamen yang mengusung tema “Semangat Sportivitas Prestasi, Bersatu dalam Sepak Bola, Menjadi Juara dengan Hati” ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang mengasah kemampuan para pesepak bola putri yang mayoritas masih berstatus pelajar.
Penyelenggara kompetisi, Sandung Hidayat, mengatakan antusiasme mengikuti Kang Sandung Cup 5 cukup tinggi.
Banyak tim dari luar Kudus yang ingin ambil bagian, namun panitia sengaja memberikan porsi lebih besar kepada klub-klub asal Kudus sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan sepak bola putri di daerah.
“Awalnya peserta dari luar kota cukup banyak yang ingin ikut. Namun atas masukan dari para manajer dan pelatih SSB putri di Kabupaten Kudus, kami akhirnya memberikan kesempatan lebih banyak kepada tim lokal. Tahun ini ada tiga tim dari luar daerah dan tiga tim dari Kudus,” ujarnya.
Adapun tiga tim lokal yang berlaga yakni Scorpion FC, SPEGAKU Balistha, dan PORMA. Sementara tiga tim tamu berasal dari Putri Mataram Sleman, satu tim asal Demak, dan satu tim asal Jepara. Seluruh peserta dibagi ke dalam dua grup dan akan saling bertemu hingga babak akhir yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Agustus 2026.
Sandung menjelaskan, kompetisi menggunakan regulasi standar sepak bola putri dengan durasi pertandingan 2 x 30 menit di lapangan berukuran standar. Kategori usia dibuat terbuka tanpa batasan, meski sebagian besar peserta merupakan pelajar tingkat SMP hingga SMA.
“Usianya bebas, tetapi rata-rata pemain masih pelajar. Saat ini sepak bola putri di Kudus mulai bangkit. Banyak pemain yang sebelumnya tampil di ajang mix soccer juga ikut bermain di turnamen ini. Karena itu kami ingin menghadirkan kompetisi yang bisa menjadi wadah pembinaan mereka,” katanya.
Ia berharap Kang Sandung Cup tidak sekadar menjadi turnamen tahunan, tetapi mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola putri yang nantinya dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Kepala Desa Gondangmanis, Susanto, mengapresiasi penyelenggaraan Kang Sandung Cup 5 yang digelar di wilayahnya. Menurutnya, turnamen tersebut menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Sandung yang telah menggelar turnamen ini di Desa Gondangmanis. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan meraih cita-cita melalui olahraga sepak bola,” ujarnya.
Pada pertandingan pembuka Grup A, SPEGAKU Balistha tampil impresif saat menghadapi Lysandra Pertiwi. Berdasarkan match summary, SPEGAKU Balistha sukses meraih kemenangan 3-0 setelah unggul 2-0 pada babak pertama dan menambah satu gol lagi di babak kedua.
Meski harus mengakui keunggulan lawannya, para pemain Lysandra Pertiwi tetap menunjukkan semangat juang tinggi.
Lini pertahanan mereka beberapa kali mampu menggagalkan peluang berbahaya sehingga pertandingan berlangsung menarik dan mendapat apresiasi dari penonton yang memadati Lapangan Gondangmanis.
Melalui penyelenggaraan Kang Sandung Cup 5, diharapkan sepak bola putri di Kudus semakin berkembang, melahirkan lebih banyak atlet potensial, sekaligus memperkuat persaingan sehat antara klub-klub lokal dan tim dari luar daerah. (J02/A01)










