Jurnalpantura.id, Kudus – Bus bantuan Pemkab Kudus untuk Mudik Gratis Lebaran 2019 telah tiba kembali di Kabupaten Kudus.
Diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, bersama pemudik asal Jawa Tengah, Sabtu 01/06/2019 sekitar pukul 10.45.

Wajah-wajah sumringah terpancar dari para pemudik ketika turun dari bus di halaman Kantor Dinas Perhubungan(Dishub) Kabupaten Kudus, Sabtu 01/06/2019 sekitar pukul 21.15 malam tadi.
Mereka merupakan warga Kudus yang sudah lama merantau di Jakarta.
Lebaran kali ini mereka bisa pulang ke kampyng halaman secara gratis, karena dijemput bus yang dikirimkan Pemkab Kudus. Ada 98 warga yang mengikuti program mudik gratis yang disediakan Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus.
Mereka dijemput di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, dan diberangkatkan bersama para pemudik dari seluruh kabupaten/kota di Jateng, kemarin.
Salah seorang pemudik Gratis Agus (45) mengatakan, para pemudik ini bisa nyaman, rileks dan aman saat mudik gratis ini. Sehingga program ini akan selalu dinantikan warga Kudus lainnya.
“Rasa haus dan lelah kita terbagi, saat menginjakan kaki kembali di kampung halaman,” katanya.

Menurut dia, program ini sangat membantu. Terlebih saat Lebaran sangat sulit untuk mendapatkan tiket pulang, selain itu harganya juga selangit. Dengan mengikuti program ini pun tak perlu berdesak-desakan dengan pemudik lainnya.
Kepala Dishub Kabupaten Kudus, Abdul Halil dalam sambutannya menyebut, 98 warga Kudus yang mengikuti program mudik gratis ini diangkut menggunakan dua bus. Dia melanjutkan, program mudik gratis ini dapat memberikan keringanan bagi perantau yang ada di Jakarta.
“Ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Kudus terhadap warga Kudus yang ada di rantauan, khususnya di Jakarta dan sekitarnya,” kata Abdul Halil saat penyambutan pemudik di halaman Kantor Dishub Kudus, Sabtu 01/06/2019.
Dengan adanya bantuan Mudik Gratis ini, diharapkan warga Kudus yang ingin kembali ke kampung halaman tidak perlu susah payah berdesakan dan antri saat mencari tiket. Juga untuk mengurangi pemudik yang menaiki roda dua, tambahnya. (J02/A01)










