Sembilan Orang Diamankan Polisi di Operasi Premanisme, dari Jukir Liar hingga Anak Punk

- Jurnalis

Minggu, 18 Mei 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru parkir liar di wilayah kota Kudus diamankan Polisi (Foto:Istimewa)

Juru parkir liar di wilayah kota Kudus diamankan Polisi (Foto:Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Operasi premanisme oleh petugas gabungan TNI-Polri di Kudus berhasil mengamankan 9 orang pada Ahad 18/05/2025 dinihari.

Ke sembilan orang yang diamankan terdiri dari 5 juru parkir luar, dua anak punk dan dua pembalap liar

“Operasi ini dilakukan guna memberantas praktik premanisme dan penyakit masyarakat (pekat) yang meresahkan warga,” kata Kabagops Kompol Eko Pujiyono, pada Ahad 18/05/2025.

Adapun operasi tersebut dilakukan dengan menyasar lokasi-lokasi rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, dimulai malam hari hingga dini hari.

“Selama operasi, tidak ditemukan adanya perlawanan atau gangguan serius di lapangan dan berjalan aman, tertib, kondusif dan terkendali,” ujarnya.

Menurutnya premanisme maupun penyakit masyarakat lainnya harus diberantas agar tidak mengakar dan merusak tatanan sosial.

“Ini bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Disamping itu, operasi ini untuk menekan adanya potensi gangguan keamanan dan menjaga ketertiban di ruang publik,” ungkapnya.

Keberadaan anak punk sering dikeluhkan masyarakat (Foto:Istimewa )

Kompol Eko mengungkapkan, bahwa penertiban ini menyasar tidak hanya bentuk kriminal konvensional, namun juga berbagai bentuk penyakit masyarakat yang kerap kali jadi pemicu tindak kejahatan lainnya.

Baca Juga :  Polisi Limpahkan Berkas Kasus Judi Anggota DPRD Kudus ke JPU

“Parkir liar dan anak punk masuk kategori preman karena mereka melakukan pungli, sehingga kami amankan,” jelas Kabagops.

Sementara itu, minuman keras (miras) dan premanisme berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas yang lebih besar. Maka dari itu, harus dicegah sejak dini.

Dalam operasi itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya 2 unit sepeda motor yang digunakan untuk balapan liar.

“Seluruh barang bukti dan para pelaku kini diamankan di Polres Kudus guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Pihaknya memastikan operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala dan terarah, terutama menjelang masa-masa rawan seperti akhir pekan, malam hari, atau menjelang hari besar keagamaan.

“Kami tidak hanya menindak, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik-praktik yang melanggar hukum. Kepolisian akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menjaga Kudus tetap aman dan nyaman,” pungkasnya. (J02/A01)

Berita Terkait

Rutan Kudus Gelar Razia Gabungan, Cegah Masuknya Narkoba dan Barang Terlarang
Ratusan Personel Amankan Aksi Damai di DPRD Kudus, Kapolres Ingatkan Pendekatan Persuasi
Paket Berisi Sajam 1,3 Meter Digagalkan Polsek Kudus, Ini Alasan Bocah 13 Tahun Nekat Pesan Online
Pengiriman Sajam Lewat Online Digagalkan, Polisi Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Polsek Dawe Resmikan Safe House 110 di Dua Desa, Warga Kini Punya Rumah Aman
Polresta Pati Intensifkan Patroli untuk Cegah Euforia Kelulusan Berujung Gangguan Kamtibmas
Surat Edaran Bupati Kudus Terbit, Fokus Cegah Tawuran, Geng Motor, dan Kriminalitas
Kelulusan SMP-MTs Serentak Secara Online, Aparat Intensifkan Patroli di Kudus
Berita ini 174 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:58 WIB

Rutan Kudus Gelar Razia Gabungan, Cegah Masuknya Narkoba dan Barang Terlarang

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Ratusan Personel Amankan Aksi Damai di DPRD Kudus, Kapolres Ingatkan Pendekatan Persuasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:49 WIB

Paket Berisi Sajam 1,3 Meter Digagalkan Polsek Kudus, Ini Alasan Bocah 13 Tahun Nekat Pesan Online

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:36 WIB

Pengiriman Sajam Lewat Online Digagalkan, Polisi Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Polsek Dawe Resmikan Safe House 110 di Dua Desa, Warga Kini Punya Rumah Aman

Berita Terbaru