Jurnalpantura.id, Kudus — SD Negeri 3 Purwosari, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, menggelar acara pengukuhan siswa kelas I pada Sabtu pagi, 19/7/2025.
Kegiatan ini menandai secara resmi bahwa para murid baru telah menjadi bagian dari keluarga besar sekolah setelah mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama enam hari penuh tanpa izin absen.
Kepala SDN 3 Purwosari, Sabani, menyampaikan bahwa MPLS tahun ini dirancang sebagai jembatan transisi dari dunia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuju jenjang Sekolah Dasar.
Menurutnya, peralihan ini perlu diperkenalkan secara perlahan agar anak-anak tidak mengalami ketegangan atau kejutan dalam menghadapi lingkungan dan sistem belajar yang berbeda.
“Suasana sekolah dasar jelas berbeda dengan PAUD, baik dari segi materi pembelajaran maupun interaksi sosial. Anak-anak perlu waktu dan bimbingan agar bisa menyesuaikan diri,” ujar Sabani.
Lebih lanjut, Sabani menekankan bahwa siswa kelas I kini harus beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang lebih besar dan kompleks, karena berbaur dengan murid-murid kelas tinggi seperti kelas IV, V, dan VI.
Oleh karena itu, sekolah menyusun program penguatan adaptasi untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan ramah anak.
Setelah MPLS resmi berakhir, kegiatan pengenalan akan dilanjutkan secara internal di masing-masing kelas.
Selain murid baru, SDN 3 Purwosari juga menerima beberapa murid pindahan tahun ini, sehingga proses adaptasi sosial menjadi fokus penting untuk membangun rasa kebersamaan dan saling mendukung antarmurid.
Materi MPLS sendiri mencakup pengenalan lingkungan sekolah, guru-guru, serta teman-teman sebaya. Sabani menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan keberanian dan kemandirian siswa sejak dini.
“Mereka belajar masuk sekolah tanpa ditemani orang tua, mengenal rutinitas, dan kami juga kenalkan tujuh pembiasaan anak Indonesia sehat,” tambahnya.
Untuk tahun ajaran ini, kelas I diisi oleh 24 siswa dari berbagai TK di wilayah Desa Purwosari, dari total pendaftar sebanyak 28 anak. Secara keseluruhan, SDN 3 Purwosari kini memiliki 125 murid.
Sekolah terus mengembangkan program unggulan seperti sekolah plus ngaji, serta aktif di bidang prestasi, baik akademik maupun non-akademik.
Tahun ini, 12 dari 13 lulusan diterima di sekolah negeri favorit, dan sejumlah siswa berhasil meraih juara di cabang olahraga serta seni tingkat kabupaten hingga provinsi. (J05/A01)










