Renovasi Tiga Gedung, RSUD Kudus Dapat Kucuran Anggaran Rp 13 Miliar

- Jurnalis

Kamis, 12 September 2024 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Gedung Ruang Rawat Inap Dahlia di RSUD Kudus yang tengah direnovasi. (Foto: J05)

Kondisi Gedung Ruang Rawat Inap Dahlia di RSUD Kudus yang tengah direnovasi. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus tengah melaksanakan renovasi besar-besaran dengan mengerjakan tiga proyek sekaligus menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2024 sebesar Rp 13 miliar.

Proyek renovasi ini mencakup tiga gedung utama, yaitu Gedung Rawat Inap Dahlia, Gedung Laboratorium, dan Gedung Farmasi.

Direktur RSUD Kudus, dr. Abdul Hakam, menjelaskan bahwa dari ketiga proyek tersebut, renovasi Gedung Rawat Inap Dahlia telah dimulai.

Saat ini, pengerjaan renovasi Gedung Rawat Inap Dahlia telah berlangsung selama dua pekan dengan kemajuan sekitar dua persen. Gedung ini memerlukan renovasi karena mengalami kemiringan, dan telah berdiri sejak tahun 2004.

Alokasi dana renovasi untuk Gedung Rawat Inap Dahlia adalah sebesar Rp 2,9 miliar dengan masa pelaksanaan proyek selama 122 hari kalender dan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender.

Renovasi ini bertujuan untuk memperbaiki struktur bangunan yang sudah mulai tidak stabil, dengan menambahkan landasan dan beton untuk menopang struktur atasnya.

“Gedung Ruang Rawat Inap Dahlia kita renovasi karena ada kemiringan pada bangunannya, itu sudah bangunan lama. Renovasi baru berjalan dua pekan, kalau progresnya masih sekitar dua persen,” ujar dr. Hakam, Kamis, 12/09/2024.

Baca Juga :  Malam Nisfu Sya’ban di Kudus Semakin Semarak dengan Festival Bodo Beratan

Untuk dua proyek lainnya, yaitu Gedung Laboratorium dan Gedung Farmasi, saat ini masih dalam tahap perencanaan. Kedua gedung ini diharapkan dapat segera dimulai proses renovasinya untuk meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.

Penjabat (Pj) Bupati Kudus, M Hasan Habibie, mengunjungi RSUD dr. Loekmono Hadi pada Kamis, 12 September 2024, mengungkapkan bahwa RSUD Kudus memiliki potensi besar untuk menjadi pusat layanan spesialis bagi masyarakat Kudus dan sekitarnya.

Hasan pun menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas RSUD Kudus, terutama dalam menarik tenaga medis spesialis yang masih kurang di beberapa sektor. Ia berharap RSUD Kudus dapat menambah poli spesialis untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

“RSUD sudah memiliki pelayanan jantung yang baik, namun ada kendala di beberapa titik lain yang masih membutuhkan perbaikan dan penguatan. Kami juga perlu memikirkan skema untuk menarik tenaga medis spesialis yang masih kurang di beberapa sektor,” ungkapnya. (J05/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 141 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru