Ratusan Siswa SD Muh Birrul Walidain Gelar Salat Gaib dan Galang Dana untuk Palestina

- Jurnalis

Jumat, 20 Oktober 2023 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salat Gaib di SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus. (Foto:J05)

Salat Gaib di SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus. (Foto:J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Ratusan siswa di SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus menggelar Salat Gaib atau salat jenazah dan menggalang dan untuk warga di Palestina yang menjadi korban dari serangan Israel.

Salat Gaib dilaksanakan di halaman sekolah setempat, pada Jumat (20/10/2023) sekira pukul 07.30 pagi tadi. Ada sekira 375 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 yang ikut dalam kegiatan salat serta penggalangan dana tersebut.

Kepala SD Muhammadiyah Birrul Walidain, Jamaluddin Kamal menyampaikan, tujuan utama dilaksanakan Salat Gaib ini, untuk mendoakan saudara-saudara yang ada di Palestina, yang meninggal karena serangan dari Israel.

Disamping itu, ditujukan untuk mengarkan para siswa di sekolah setempat agar cinta terhadap Palestina. Sehingga, muncul semangat juang atau spirit untuk bagaimana masing-masing dari mereka bisa memberikan dukungan.

“Kita juga melakukan penggalangan dana, untuk nantinya uang yang terkumpul dari para siswa ini akan kita salurkan melalui Lazismu,” tuturnya.

Baca Juga :  Resmi Dibuka di Kudus, Lomba Mapsi SD ke-XXV Tingkat Jawa Tengah Diikuti 1.200 Peserta

Setelah dilakukan Salat Gaib, lanjut Jamal, para siswa kemudian diberikan bendera kecil, yang merupakan bendera Palestina. Kemudian, diajak untuk mendengarkan persembahan surat untuk Palestina yang dibacakan salah satu siswa.

“Anak-anak mengibar bendera supaya memberikan semangat kepada Palestina, dan endingnya bisa mencintai Palestina,” tambahnya.

Sementara siswa yang membacakan surat untuk Palestina tersebut, Reisha Fathina El Hasna, terlihat begitu emosional saat membacaka surat tersebut di hadapan ratusan siswa di sekolah setempat. Puisi yang ditulisnya bersama ibunya.

“Ini puisi tentang apa yang terjadi di Palestina, apa yang dilakukan Israel kepada Palestina, dan menyemangi Palestina untuk tetap bertahan,” ujar siswa kelas 6 tersebut.

Saking meresapi kalimat per kalimat dalam puisi itu, Reisha sampai berkucuran air mata. Ia begitu sedih menceritakan0p bagaimana Palestina yang pawalnya damai kemudian porak poranda setelah kedatangan Israel. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:01 WIB

148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru